Senin, 22 Desember 2014

Tradisi Perayaan Hari Ibu di Beberapa Negara

0 komentar
Indonesia Mother's Day by Google's doodle 2014



Bulan desember selalu identic dengan bulan kasih sayang. Secara personal, desember merupakan bulan yang special, karena bulan ini ada dua moment penting yang berkaitan dengan ibu. Pertama, desember adalah bulan kelahiran ibu saya. Dan kedua, bulan desember adalah bulan “hari ibu” atau “mother’s day”. Kalau saya flashback, rasanya setiap mendekati, tepat, atau tidak jauh dari hari ibu pasti disitu moment saya untuk kembali blogging setelah hiatus panjang. Terakhir kali menulis sebenarnya di bulan lalu, hanya saja saya ingin menulis secara jujur di sini. Menulis apa yang ingin saya tulis, karena blog ini seperti yang sudah sering saya sampaikan di awal tidak lain layaknya seperti jurnal pribadi saya. Memang isinya terbilang random, tetapi setidaknya ini tempat dimana saya bisa enjoy jadi diri sendiri.


Kembali ke topic tentang hari ibu, saya sebenarnya tidak yakin apakah hari ibu di sini adalah hari ibu nasional atau international mother’s day.Tapi dari hasil browsing, di beberapa Negara, khususnya Negara-negara di eropa, hari ibu ada di bulan Mei.  Yang pasti kalau di Indonesia, hari ibu selalu berada pada tanggal 22 Desember. Di tanggal itu pula saya punya kebiasaan, lebih tepatnya sejak saya hidup terpisah dari orangtua, saya selalu menyempatkan diri untuk berkirim pesan singkat mengucapkan selamat hari ibu untuk ibu yang saya panggil “umak”. Umak tau kalau saya orangnya memang agak sedikit puitis, mungkin karena paham anaknya ini dari kecil punya hobby nulis sama bikin puisi kali ya, hahaha… Dan toh saya juga tidak pernah merasa malu untuk mengucapkan terimakasih kepada umak saya. Terimakasih karena sudah menjadi ibu yang terbaik untuk kami anak-anaknya, dan tak lupa saya selipkan ucapkan do’a agar beliau selalu sehat dan bahagia.


Kalau tahun ini, memang sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kali ini daftar “ibu” yang saya ucapkan selamat hari ibu ikut bertambah. Kalau secara personal, biasanya saya hanya mengirimkan kepada umak saya. Selebihnya untuk kakak dan istri abang saya, di mana keduanya telah menjadi ibu, maka saya buatkan “status” di media social untuk mengucapkan selamat hari ibu. Tak lupa saya sertakan kedua nenek dari kedua keponakan saya, taqi dan fathia. Dan tahun ini, listnya ikut bertambah. Selain mengucapkan personal kepada umak saya, saya juga mengirimkan ucapan selamat hari ibu kepada wanita yang saya panggil “ibu”. Beliau tak lain adalah ibu dari Po,pacar saya.. Isinya persis seperti apa yang saya tuliskan untuk umak. Di line yang saya kirimkan untuk beliau tadi pagi, saya ucapkan selamat hari ibu, serta tak lupa saya ucapkan terima kasih karena sudah menjadi “mama terbaik” untuk Po. Seperti biasanya, Alhamdulillah respon beliau selalu positif. Hal ini membuat saya sadar bahwa dimanapun saya berada, saya bersyukur memiliki keluarga yang sayang dan menghargai saya. Sesuatu yang mungkin bagi sebagian orang tidak alami.


Berbicara tentang hari ibu, meskipun saat ini kita berada di era teknologi dimana kita bisa dengan gampang dan mudah memasang status di media social, tetap saja bagi saya mengucapkan secara langsung kepada ibu (entah itu sms, telpon, atau berbicara langsung) memiliki kesan yang berbeda. Saya pribadi penyuka personal direct message. Artinya dibanding menjadikannya status public, saya lebih suka mengucapkan sesuatu juga langsung ke orangnya. Setelah itu barulah jika itu national’s day_sebagai bentuk ikut merayakannya, saya akan memasangnya di akun social pribadi.


Berikut beberapa tradisi perayaan hari ibu di beberapa Negara :

·         JERMAN

Di Jerman, hari ibu atau yang disebut “muttertag” berada pada hari minggu kedua di bulan Mei. Hari ibu di Negara ini dirayakan dengan memberikan kartu ucapan selamat hari ibu dari anak ke ibunya. Selama periode Perang Dunia II,ternyata terdapat tradisi pemberian medali, baik itu emas, silver, atau perunggu. Jenis medali tergantung pada jumlah anak. Setelah PD II, barulah pemberian benda lebih diarahkan ke sesuatu yang lebih simple seperti bunga, kado atau kartu ucapan.


·         JEPANG

Pada saat hari ibu, anak-anak di Jepang memiliki perayaan dengan menggambar wajah ibu mereka masing dan mengikutsertakan hasil gambarnya ke sebuah kontes gambar. Selain itu, di jepang, hari ibu merupakan hari untuk menyenangkan ibu. Biasanya anak-anak disana akan membuatkan sesuatu yang special, misalnya sushi _atau memberikan bunga anyelir yang merupakan lambang hari ibu di Jepang.


·         BRAZIL

Perayaan hari ibu di Negara ini ternyata tak kalah meriah dengan perayaan natal. Di hari ibu, mereka akan berkumpul bersama-sama di gereja, yang diakhiri dengan makan bersama.


·         PERANCIS

Sebelum tahun 1950, Hari Ibu di Perancis bukan merupakan hari libur resmi, sampai kemudian oleh Napoleon disahkan menjadi hari libur nasional. Di Perancis, hari ibu merupakan hari “me time” atau “istirahat”nya para ibu. Di hari tersebut para anak “bertukar peran” menjadi ibu, dimana mereka akan mengerjakan tugas/pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh ibu mereka sehari-harinya.


·         ETIOPIA

Di Etiopia, hari ibu akan dirayakan dengan sebuah pesta besar, dimana anak perempuan akan membawa sayur-sayuran,mentega,rempah dan keju. Sedangkan anak laki-laki akan membawa jenis daging-dagingan. Hal ini merupakan tradisi lokal yang sudah dijalankan secara turun temurun. Saat pesta mereka akan menari dan bernyanyi bersama-sama.



Yang terpenting sebenarnya bagaimana spirit atau semangat hari ibu terus ada setiap harinya. Last but not least, selamat hari ibu untuk seluruh ibu dan calon ibu, serta seluruh wanita di seluruh dunia…^^

Senin, 03 Maret 2014

me and holiday

0 komentar
yeayyy hampir satu bulan udah gag ngeblog.kangen banget buat nulis panjang-panjang. sebenarnya saya punya media sosial lain yang bisa digunakan untuk berbagi cerita,tapi belum ada yang bisa menyamai blog dalam hal menampung semuanya.tanpa terbatas jumlah kata-kata,bahkan terkadang batasan apa yang ingin disampaikan.kalau di media sosial lainnya semisal fb atau twitter,sedikit risih kalau nulis sering dan kebanyakan (pengecualian untuk sesuatu yang sifatnya informatif,edukatif atau yang berbau-bau spirituial.gag masalah.tapi diluar itu,siap-siap dicap spamming,nyampah,atau ngegalau. dan karena follower/friend saya gag terbatas satu komunitas,jadilah saya menghindari untuk "curcol" di akun2 tersebut.kalaupun koneksi inet lagi gag memungkinkan buat ngeblog,toh saya tetap mengeluarkannya tidak di akun publik saya itu,alias di my private semi secret account.heheh sudah lama saya punya banyak akun fb,twitter,email,bahkan blog...haha...ya itu semacam escaping gate.

well kali ini saya pengen posting tentang hari2 liburan saya di pulau belitung.seperti yang pernah saya tulis di postan saya lebaran tahun lalu,belitung sebenrnya adalah tempat yang baru bagi saya.seenggaknya dalam kurun waktu dari sejak smp sampai umur saya mendekati 25 ini. saya cuma lahir,tiga tahun waktu masih kecil,selebihnya saya jhabiskan di pulau bangka. well liburan kali ini adalah liburan ke 2 saya yang paling la?ma,sebulan.sebelumnya paling banter ya cuma dua minggu.yang pertama waktu saya berangkat ke korea dan lanjut lebaran.itu lebih dari sebulan.yups holiday itu kayak cuti or quality time sama orang2 terdekat (dalam hal ini keluarga).dan holiday itu semacam refresh atau recharge semangat.yang sudah2, shabis pulang holiday bisa dipastikan saya akan jadi saya yang baru,saya yang insy positif dan sedikit realistis.haha..ada sebuah kesadaran yang saya rasakan kalau pulang holiday kalau ternyata i am not teen anymore. udah saatnya untuk saya lebih realistis dalam nyikapin hidup,kalau yang sekarang_bentuk realistis saya adalah ya..i have to looking for job for my earn living.

holiday itu semacam "pre-test" buat saya untuk gag macem2. artinya ketika saya pulang holiday,saya jadi memahami bahwa saya adalah bentuk tanggung jawab orangtua saya ke Tuhan. jadi kalau saya macem2 dalam artian jadi anak yang gag benar secara pandangan Tuhan,artinya saya gag amanah jadi anak.dan kebahagian orangtua ya bagi saya tergantung anaknya.dan meskipun tampilan saya begini (belum syarilah ya istilahnya) bismillah dan insy sejauh ini saya masih jaga amanah itu.dan dengan holiday sedikit membuktikan bahwa i am absolutely serious here.kalau saya mau gag bener,ngapain saya jalanin sejauh dan selama ini.

well memang kembali ke pilihan masing2. kita dibentuk sama pilihan2 kita.dan pilihan kita dibentuk sama cara pandang kita. benar atau tidak pilihan kita kan semua dikembalikan ke hati nurani dan niat.dan insyaAllah sejauh ini niat saya gag melenceng. bahwa saya tetap mau jadi anak yang benar,gag sekedar baik.

have a nice day fellaaaaaassss....

Rabu, 05 Februari 2014

Mendokumentasikan Kisah

0 komentar


(my travel writing workshop's certificate by TEMPO)

Satu resolusi tahun ini akhirnya kesampaiaaaaannnn....
Kalau readers masih ingat postingan saya sebelum2nya (my 2014 resolution), di salah satu poin saya menuliskan kalau pengen ikut kelas menulis professional. Jujur, saya belum pernah sama sekali mengikuti kelas penulisan. Dan Thanks God, berkat info dan tawaran dari partner saya di Legoo, Amie _serta acc dari sang tetua Legoo, bang Jamz, akhirnyaaaaa...saya punya kesempatan untuk mewujudkan resolusi saya itu, dengan biaya gratisssss...Terima kasih Legoo *xoxo*

Saya mau cerita dikit tentang kegiatan menulis yang udah saya tekuni selama kurang lebih 15 tahun. Yups, saya sudah mulai suka menulis sejak pertama kali dapat diary *waktu menang sebuah lomba, saya lupa lomba apa waktu masih kelas 4 sd*. Sejak itulah saya ketagihan nulis. Berawal dari nulis diary berlanjut ke nulis fiksi. Waktu itu saya ingat, cerpen pertama yang berhasil saya buat adalah cerpen gubahan/saduran (ditulis ulang dalam bahasa dan gaya penulisan sendiri) dari sebuah novel anak-anak. Saya lupa judulnya apa, tetapi jalan ceritanya saya masih ingat, yaitu tentang kisah seorang anak perempuan yang memiliki saudara angkat, yang tidak disukai keberadaannya, namun ternyata di akhir hidupnya (saudara angkatnya kecelakaan dan meninggal) mendonorkan matanya untuk kesembuhan seorang tuna netra. Cerpen ini adalah cerpen pertama ketika saya duduk di bangku kelas 4 sd. Waktu itu saya senang banget waktu dapat respon positif dari teman-teman sekelas yang baca cerpen saya. Dan sejak saat itulah saya hobby nulis. Jadi kalau dihitung-hitung, jam menulis saya mungkin sudah lebih dari 10000 jam. Hanya saja, karya-karya tersebut tidak pernah didokumentasikan secara baik. Baru setelah saya mengenal blog di tahun 2009, saya mulai belajar buat mendokumentasikan karya-karya saya. Blog udah kayak gallery plus 'diary' pribadi saya.

Kalau berbicara tentang prestasi bidang menulis, sejauh ini masih tingkat regional. Sharing dikit, waktu masih duduk di bangku sekolah, cerpen-cerpen saya pernah masuk majalah lokal daerah dan menangin lomba-lomba (meskipun cuma tingkat sesekolahan :D). Prestasi tertinggi saya di bidang menulis waktu  SMA, ketika berhasil jadi juara umum lomba cipta dan baca puisi se-provinsi, dan karya saya dibukukan (kompilasi bersama karya pemenang lainnya), serta Thanks God pas masih SMA saya sudah dapat laptop dari menang kompetisi tersebut. Setelah itu ? pas duduk bangku kuliah, saya sempat lolos seleksi FLP (forum lingkar pena) Yogyakarta, tetapi karena kesibukan akhirnya saya batal ikut.Kemudian saya juga sempat tergabung di klub jurnalistik jurusan, tapi lagi-lagi karena kesibukan di luar kampus, saya memilih mundur setelah dua semester bergabung. Setelah itu saya kebanyakan menulis secara mandiri, ya lewat blog ini.

Tahun kemaren saya sempat berada di 'fase galau' ketika memutuskan pengen jadi apa nanti. Saya punya 3 options, yaitu jadi praktisi urban planner, wirausahawati, atau penulis. Jujur, kalau berbicara keinginan hati saya tidak terlalu suka dengan sesuatu yang mengikat, kerja kantoran dengan tingkat stress setiap saat kurang cocok bagi saya. Saya orangnya mudah jenuh dengan rutinitas. Makanya kalau pun saya harus (karena orang tua menginginkan) berkarier sesuai background pendidikan , saya memilih untuk jadi PNS saja. Meskipun jenjang kariernya termasuk lambat, tetapi setidaknya saya punya waktu luang untuk mengembangkan bakat saya secara professional di bidang tulis menulis, sembari punya usaha sendiri. Memang kelihatannya gag fokus sih, tapi justru tiga hal itu fokus bagi saya. Dan tujuan akhirnya adalah saya ingin menjadi penulis professional yang stabil, sehingga punya waktu yang banyak untuk mengurus keluarga.

Well, apapun itu saya bersyukur dikaruniai hobby dan (mungkin) bakat dari Tuhan YME dibidang menulis dan membaca ini. Yups, merujuk pada apa yang disampaikan pemateri tadi, seorang penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Dengan banyak membaca, membuat tulisan kita jadi gag kering. Tapi setidaknya, untuk bisa menulis, satu-satunya tips terbaik adalah dengan MENULIS, MENULIS dan MENULIS !. Perbanyak jam terbang dalam menulis.

Sedangkan untuk jadi penulis proffesional, tipsnya adalah (kata bapaknya tadi) rajin-rajin belajar dari ahlinya (salah satunya dengan ikut workshop atau join komunitas penulis) juga berani diterbitkan. Perkara diterima atau ditolak ? itu nomor ke sekian. JK Rowling saja (penulis serial legendaris Harry Potter)  pernah merasakan ditolak oleh penerbit. Jadi habiskan jatah kegagalan di bidang menulis ini dulu...:D

Setiap orang bisa menulis, buktinya ? tuh bisa bikin timeline dan wall rame...:D.

Last but not least,


-Oleh-oleh terbaik dari sebuah perjalanan adalah tulisan perjalanan itu sendiri (+foto). More Everlasting dari oleh-oleh apapun, bahkan dari sebuah cerita mulut ke mulut sekalipun. Karena ketika si penulis udah gag ada, tulisan-tulisannya akan terus 'hidup'-by Anonim

Minggu, 02 Februari 2014

Ost For "First Snow : Acrophobia (episode 9)

0 komentar

First Snow : Achrophobia (episode 9)

0 komentar





"andweeee..." faza bergumam sendiri dalam hatinya. Bagaimana mungkin potongan puzzle yang berhasil mereka temukan di Yoo Jae Suk's House menunjukkan sebuah gambaran tempat_tidak, lebih tepatnya sebuah aktivitas yang amat-sangat-dihindarinya.

"kau takut ketinggian,nuna ?" tanya Tao. Keringat dingin mengalir di dahi faza. Lututnya serasa bergetar, memikirkannya saja sudah membuat isi perutnya bergejolak.

"nan mothae..aku gag bisa" Faza melambaikan tangannya ke udara. Kalau diperbolehkan untuk menyerah_tentu sudah sejak mendapat "suara-suara" ghaib beberapa jam yang lalu.

Dan tempat itu adalah...NAMSAN TOWER !. Titik paling tinggi di kota seoul. Kota Seoul saat ini, bukan The Old Seoul.

Tao memegang pundak faza. Faza gantian menatapnya. seolah Tao mengerti apa yang sedang dipikirkannya.

"jika kau merasa takut, tetaplah fokus pada keselamatan sahabatmu,nuna"

Tao memang adalah member termuda di sini_selain Kai, tetapi terkadang cara pemikirannya, dan bagaimana dia menenangkan dan meyakinkan bahwa dirinmya bisa, membuat faza tak berpikiran bahwa usia Tao terpaut jauh darinya.

"thanks Tao" ucap faza pelan. Dia hampir menangis, membayangkan akan melakukan satu hal yang selama hidupnya amat dibencinya. Faza mengidap Acrophobia akut. Tubuhnya akan bereaksi berlebihan saat berada dalam ketinggian. Itu juga mengapa terkadang faza menghindari eskalator dan gedung-gedung tinggi berdinding kaca transparan.

"bagaimana, semua sudah siap ? tujuan kita...ada di sana " Onew menunjuk pada sebuah titik jauh yang tak terlihat.Sisi Timur Seoul.

"Flying fox ini akan membawa kita ke tujuan dari misi pertama ini. Aku sendiri tidak tahu kita akan berakhir dimana. Faza, apa kau mendapat petunjuk di mana titik akhir flying fox ini ?" tanya Onew.

Suara onew terdengar hanya seperti keriuhan kendaraan di bawah sana. Pikirannya dan pendengarannya penuh.

...ketinggian,gunung,panjang...

hanya itu kata-kata yang bisa didengarnya. Tiga kata yang sebenarnya menggambarkan apa yang akan dia alami.

"faza-ssi ?" tanya onew untuk kedua kalinya.

"Onew hyung, faza nuna takut akan ketinggian" ucap Kai, sembari mengikatkan peralatan pengaman kepada Merry yang mendapat giliran turun ke-tiga setelah Kai dan Tao.

"kau_kau tidak bisa bersikap_lemah seperti ini" ucap Onew dingin. Dan lantas berlalu, memastikan bahwa semua sudah siap. "Oke, kita tidak memiliki waktu lama. Kita harus menemukan pemilik kekuatan lainnya. Kita tidak tahu apa yang akan kita temui di perjalanan nanti, Kai-Tao-Merry-Luhan-Xiumin-Lay-Suho-Faza dan terakhir aku. Aku akan menjaga posisi terakhir dari kita. Ketika kalian telah tiba di tempat tujuan, kirimkan sinyal pada orang selanjutnya untuk memastikan semuanya berjalan aman. Luhan, kau harus tetap bersama Merry apapun yang terjadi. Jangan sampai lengah, kita tidak akan pernah tau apa yang The Antis telah rencanakan. Semua hal bisa terjadi. Tetaplah waspada"

Luhan mengangguk. Merry adalah inti dari misi ini. Kemampuannya untuk mengendalikan pikiran setidaknya membuat The Antis tidak menganggap bahwa Merry adalah Malaikat Kunci itu. Telekinesisnya akan mengubah Merry menjadi faza. Karena dengan begitu, tak seorang pun akan menyadari keberadaannya..

"Kai, bersiap di posisimu.Kau yang pertama"

Kai mengencangkan tali pengamannya. Ia meraih ujung tali yang menahan beban  tubuhnya. Ia melangkahkan kakinya ke ujung terluar Namsan Tower. Hembusan angin terasa jelas menerpa wajahnya. Kilauan lampu perkotaan kota Seoul di malam hari setidaknya menenangkan pikirannya. Ini memang bukan kali pertama ia mencoba wahana ini, tetapi mengingat track yang super panjang dengan tujuan yang belum diketahui dan kemungkinan bahaya yang mengancam kapan saja, tentu membuat pengalaman ini berbeda dari yang sebelum-sebelumnya.

Kai menarik nafas panjang. Keselamatan misi pertama ini akan dipastikan olehnya. Begitu tiba di tempat tujuan, dan memastikan semuanya aman, segera ia akan mengirim sinyal ke yang lainnya.

..hana...

kai menghitung mundur pelan dalam hatinya.

..dul...

Ia memejamkan matanya. Fighting ! teriaknya dalam hati, SET !!!

Begitu Kai melangkahkan kakinya keluar dari ujung tepi tower, seketika bagai ada pusaran angin typhoon, badannya serasa ditarik. Semakin menjauh dari Namsan Tower. Ini adalah kecepatan melesat tertinggi yang pernah dirasakannya, menyaingi kecepatan teleportasinya. Dirasakannya terpaan angin yang serasa menampar wajahnya. Ia tak berani membuka mata. Sedikit saja membuka mata, tentu akan berakibat buruk pada penglihatannya.

Kai merasakan tubuhnya serasa ditarik oleh sebuah pegas kencang, tak ubahnya roller coaster, sebentar-sebentar ia seperti baru saja dilemparkan dari lantai gedung tiga belas, beberapa detik kemudian tubuhnya menukik tajam. Bisa dipastikan saat ini dirinya sedang berada di atas awan, ketika sebuah kabut tebal menerpa tubuhnya. Kai bergegas menurunkan masker pelindung wajahnya. Medan flying fox ini tidak pernah ada dalam bayangan "terkestrem"nya manapun.

Masih dalam keadaan mata terpejam, Kai merasakan sebuah cahaya tiba-tiba muncul, seperti kunang-kunang, Tapi bagaimana bisa kunang-kunang akan terbang setinggi ini. Kai bersiap pada fokus teleportasinya. Jika sesuatu yang tak dinginkan muncul, setidaknya satu rencana akan dilakukannya.Plan B.

Cahaya itu berpendar, mengikuti gerak tubuh Kai yang melesat cepat menyusuri kabel flying fox super ini. Kai berharap ia akan segera tiba di tujuan akhirnya, dengan begitu dia bisa segera memberitahukan perihal cahaya ini kepada Onew hyung..

Tiba-tiba ia merasa tubuhnya melesat dalam keadaan semakin cepat, menukik ke bawah. Dan...

Kai memberanikan diri membuka matanya. Sebentar lagi dia akan menginjak tanah.

Kakinya tertahan bersamaan dengan sebuah tarikan tali besar yang menahan tubuhnya. Kai terlempar, kakinya berusaha untuk menginjak tanah. Dan...dirinya baru menyadari akhirnya di mana ujung dari namsan's flying fox.

Patung Budha..hamparan pepohonan..Gundukan tanah yang menjulang..

"Soe...Soeraksan ?!"


-BERSAMBUNG-



Sabtu, 01 Februari 2014

Cast of "FIRST SNOW" (bagian 1)

0 komentar
hi my ghost-readers (alias pembaca yang aku sendiri gag tau identitasnya), kali ini aku bakal ngepost tentang cast-cast yang ada di serial terbaruku : First Snow. Bagi pecinta kpop, khusus Exotic, mungkin sudah familiar dengan nama-nama yang ada di cerita ini. Tapi ada juga mereka diluar pecinta kpop yang gag familiar dan asing dengan nama-nama ini.

Berikut ini "wujud-wujud" mereka buat memperjelas visualisasi readers semua.Here they areeee....

1. Suho

Aslinya Suho ini adalah leader boyband EXO. Di EXO dia memiliki lambang dropplet/tetesan air yang memiliki kekuatan bisa mengendalikan air (hydrokinesis). Di episode yang sudah-sudah, Suho sudah tampil di part waktu ketemuan pertama kali sama Merry di Dongdaemun, dan dia adalah teman kuliah faza, yang ngaku sebagai hyung-nya Kim Yongdo alias Luhan pas pertama kali ketemu Merry.

2. Luhan

Luhan ini aslinya adalah member EXO yang berasal dari china, fasih bahasa korea dan cina, dan posisinya adalah main vocal (bareng chen) di EXO-M. Di serial ini, luhan tampil sebagai Kim Yongdo (sampai episode 7), yang memiliki kekuatan sebagai pengendali pikiran (Telekinesis).Namun setelah pikiran Merry 'disadarkan' , Luhan kembali sebagai seorang Luhan.

3. Kai

Kai adalah leader dance di EXO. Di serial ini, Kai tampil di episode pas bawa kabur Merry dari pesawat dari jakarta ke korea. Dia memiliki kekuatan teleportasi, yaitu bisa berpindah tempat di mana saja.

4. Tao

Tao adalah member EXO dari china yang punya keahlian beladiri wushu. (haha, dia salah satu member favouriteku di EXO :P). Di serial ini dia tampil pertama kali waktu ngelancarin misi bawa kabur merry dari dalam pesawat.Dia memiliki kekuatan untuk menghentikan waktu (time controller) alias Chronokinesis.

5. Xiumin

Xiumin adalah member EXO-M yang berasal dari korea dan jago ngedance. Di serial ini, Xiumin mulai tampil sejak episode 6, dan jadi salah satu peran penting, karena kekuatan Cryokinesisnya (bisa membekukan apapun/ pengendali es) dicuri oleh The Antis. 

6. Lay

Hereeeeee....member favouriteku di EXO. Selain jago banget ngedance, member EXO dari China ini juga jago maen musik (piano), bikin lagu, dan basket. Dia juga orangnya humoris. Di serial ini, Lay memiliki kekuatan "healing" (Vitakinesis) yang bisa menyembuhkan. Dia baru tampil sesekali, tapi sama seperti yang lainnya, dia memiliki peran penting dalam misi ini.





Ost For "First Snow : Hydrokinesis (episode 8)

0 komentar

First Snow : Hydrokinesis (episode 8)

0 komentar



“kasihan ya rafa..dia gag tau kalau orang yang selama ini dikaguminya..yang Menuhin dinding-dinding kamar dengan foto orang itu_ternyata…adalah seseorang yang mencoba nguasain bumi, dan manfaatin dia jadi sandera” ucap Merry kepada Faza, dalam bahasa informal,Banmal-nya Indonesia.

Faza mengangguk, menancapkan tusuk lidinya ke tteobokki yang sejak tadi mengisi perutnya, Menemani obrolannya bersama Merry di teras hanok,di lokasi drama “Daejanggeum”, bagian dari blok K-drama.Malam ini Merry dan faza kebagian tidur di rumah tradisional korea ini.

“sebenarnya…Danny itu orang baik. Dia gag tau apa-apa. Hanya saja The Antis berhasil ngebrainwash pikirannya, dan kemudian menjadikan dia antek-antek mereka. Apalagi The Script punya pengikut yang lumayan banyak. Fans-fans hardcore yang bakal mengikuti setiap pergerakan idolanya_ya…kayak rafa gitu” ucapnya lagi.

Merry membetulkan letak selimutnya. Meskipun hanya buatan, salju yang diciptakan untuk turun di The Old Seoul ini terasa seperti sungguhan. Dingin. Beberapa kali Merry mengusapkan kedua telapak tangannya, dan lantas menempelkannya ke dua sisi lehernya.

“lalu siapa The Antis sebenarnya ?” Tanya Merry.

“mereka adalah para scientist sayap kiri, yang sudah tidak percaya lagi dengan kekuatan Tuhan. Mereka meyakini bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin di jagat raya ini. Kelahiran, kematian, takdir, masa depan..semua bisa direkayasa. Dengan kata lain, mereka hendak melawan hukum alam”

“termasuk membekukan kutub utara dan kutub selatan dengan cara mencuri kekuatan cryokinesis-xiumin dan menukarnya dengan keruntuhan kejayaan Kpop?” Tanya Merry semakin tertarik pada topic ini.

“Yap. Mereka yang semula netral akhirnya percaya pada kekuatan dan kemampuan The Antis yang bisa menanggulangi masalah Global Warming ini. Padahal..mereka lupa bahwa harus ada Yin dan Yang di bumi. Semua elemen harus seimbang. Dan salah satu penyimbang tersebut adalah..keberadaan planet EXO, planet ke-10, planet yang menggenapkan kesembilan planet lainnya dalam tata surya ini”

“Berarti jalan satu-satunya adalah…menutup The Black Hole ?”

“Termasuk mengembalikan semua makhluk-makhluk planet EXO yang ada di bumi. Sehingga dengan begitu…takdir ini bisa dikembalikan ke semula. Ke kondisi seharusnya. Dan..sebagai akibatnya, kita tidak akan pernah mengenal EXO lagi. EXO tidak pernah debut. Karena sebenarnya tujuan mereka debut sebagai Korean idols adalah untuk mengembalikan takdir dan menggagalkan ramalan itu”

Faza menenggak habis soju yang tersisa di botol kalengnya. Alkohol khas Korean ini benar-benar bisa melegakan pikirannya. Sama seperti yang kerap dilihatnya di adegan-adegan drama korea.

“Betewe, kamu kok selama ini gag pernah cerita sih za kalau punya kemampuan ngeramal ?” Tanya Merry penasaran, dan lantas ikut meminum maekju-nya. The Rice Wine.

Faza tersenyum. Satu botol penuh soju sudah mampu membuat wajahnya memerah. Beberapa kali ia cegukan.

“Ya,Merry-ssi ! aniya,Merry Ahjumma !” Faza tertawa. Ia berdiri dengan tubuh olengnya. “Itu juga kenapa aku tidak pernah percaya dengan ramalan telapak tanganmu. Hahaa…igo wae ? karena aku tau bahwa kenyataan akhirnya…tidak akan seperti itu…hik” faza cegukan, dan lantas tertawa lagi.

“aisss…kau tak sadar bahwa sekarang kau sudah mabuk,onnie”

“KONBEEEEEE !!!” teriak faza tiba-tiba, membuat jantung Merry terasa mau copot. "Konbe/Keonbae" tak lain bermakna sama dengan kata “Bersulang” atau “cheers”. Merry mengambil botol maekjunya dan ikutan meneguk, membuat kerongkongan dan tubuhnya terasa hangat.

Faza dan Merry tertawa bersama. Seandainya saat ini rafa sedang ada bersama mereka, tentu dia sudah ikut-ikutan mabuk. Tidak dengan soju, ataupun maekju, tetapi dengan Wine mahal-nya.Entah mengapa, tiba-tiba baik faza ataupun Merry ,mereka sangat merindukan sahabatnya itu.Keheningan seketika menjalar. Bersamaan dengan hadirnya dua orang laki-laki yang bersiap akan membopong tubuh kedua wanita mabuk itu,sebelum faza dan merry tertidur di teras sampai pagi.

“ckckck…sudah tau tidak terbiasa minum-minuman alcohol, wanita yang sedang mabuk memang menunjukkan sifat aslinya..”


In Faza’s Dream

“Oppa, no gwenchana ?”
 Tanya faza dari arah belakang. Ia melingkarkan kedua tangannya erat ke pundak laki-laki bernama onew. Piggyback adalah salah satu scene di drama korea yang sangat ingin dilakukannya. Untuk itulah dia mati-matian menjalani diet ketat. Onew menggelengkan kepalanya. Dan lantas menurunkan ‘beban bawaannya” ke sebuah tempat duduk di Han-gang Park.

“aaaa…akhirnyaaaaa…banpo bridge rainbowwww !!!!” teriak faza. Suasana malam di musim dingin di bawah jembatan banpo yang membelah sungai Han begitu melegakan pikirannya, setelah berkutat dengan ujian thesis master degreenya di SNU.

“jinjja chuwoyo” ucapnya kemudian, dan menggosok-gosokkan kedua telapak tanganya.Onew lantas mengambil tangan kiri faza, dan lantas memasukkannya ke dalam saku coatnya.

“chigeum ottohke, anchuwo ?” Tanya Onew, disertai dengan jawaban “Ne” dari faza.

“gomawoooo oppa” ucap faza. Pipinya terasa memerah. Detik berikutnya, onew melepaskan sebelah kanan earphone, dan mengenakannya ke telinga faza. Sebuah melodi dari sebuah lagu mengalun ditelinga faza dan onew.

..stand by me, nalbarabwajo,ajik sarengeul morejiman
..stan by me, nal jikyobwajo, ajiksarangeunsuttonkeotgatta..
(song : Stand By Me –SHINee)

Kilauan cahaya warna-warni berbarengan dengan air mancur keluar dari tepi-tepi jembatan banpo..Atraksi Banpo Bridge Rainbow..

“Saranghae” bisik onew pelan dan lantas merangkul erat faza.


In Merry’s Dream

Merry berlari menjauh, pasir pantai terasa berat di kakinya. Dia hampir kehabisan tenaga. Sementara itu tak jauh darinya Mario Maurer tengah mengejarnya.

“khophunkab lakimlakoy a” ucap Merry dalam bahasa Thailand ngawurnya. Merry dan Mario menghentikan langkah bersamaan.

Merry merebahkan pantatnya di atas pasir putih halus. Sebentar lagi senja datang.

“it’will be the greatest sunrise moment ever in my life” ucap Mario, dalam bahasa inggris logat Thai-nya.

“Me too…Thanks God we meet finally” ucap Merry. Ia kemudian berjalan menuju api unggun, mengambil ikan hasil tangkapan di perairan pulau tak berpenghuni di laut tenggara Thailand.

“take this” ucap Merry, menyerahkan ikan hidup-hidup yang masih bergerak-gerak di dalam ember.

“euuuuiii…you wanna me to eat this ??” ucap Mario bergidik ngeri.

“Hahaahaa…Nooo…I mean, you take this one, and let it goo..somebody said if we release fish into the sea, and then we make a wish..it will come true. Trust me,it’ll work”

Ooooo…

Mario lantas memilih satu ikan berukuran sedang dari dalam ember. Bersamaan mereka kemudian berjalan menuju tepi pantai.

“Ready ?” Tanya Mario, disertai dengan anggukan Merry.

Dengan hitungan “il-i-sam” nya mereka pun bersamaan melepas ikan tersebut kembali ke lautan.

“by the way, what did you pray,Mario ?” Tanya Merry penasaran.

Mario terdiam. Memandang cakrawala langit Thailand berwarna campuran biru-orange-merah dan ungu.
“you wanna know ?” tanyanya gantian.

“Yes, sure” jawab Merry Girang.

“I wanna spent the rest of my life like this moment_forever

….

“NUNA-deul !!!! Ireonaaaaaa….wake up !”

Byuurrrr sebuah guyuran air seketika membanjiri lantai dan..membasahi Faza dan Merry yang masih terlelap sejak tiga puluh menit yang lalu dibangunkan.

Suho menggeleng-gelengkan kepalanya. Kekuatan hydrokinesisnya ternyata juga tak mampu membuat dua wanita di hadapannya ini tersadar dari mimpi “liar”nya.

“ayo, kita siapkan makanan sendiri. Sepertinya efek soju belum benar-benar hilang” ucap Lay yang seketika menyerah, dan mengurungkan niat untuk mengeluarkan kemampuan “healingnya”_menyembuhkan pengaruh alcohol dari para nuna-nya ini.


“nado saranghaeeee..” ucap faza dan Merry berbarengan,dari alam bawah sadarnya.

-BERSAMBUNG-

Ost For "First Snow : Cryokinesis (episode 7)

0 komentar

First Snow : Cryokinesis (episode 7)

0 komentar




“Tolong..siapapun, sadarkan aku dari semua ini” Merry menutup mata,dan kemudian kedua telinganya_berharap semua yang didengarnya sejak beberapa menit yang lalu hanyalah ilusi, imajinasi, tak masalah jika ini adalah mimpi buruknya.

Faza memegang tangan Merry_menjauhkannya dari kedua telinganya. Ia menarik nafas dalam.

“ini adalah takdirmu..dan takdir kita semua,Mer. Tak hanya orang-orang yang ada di sini, tapi inilah takdir alam semesta. Tapi..untuk semua itu, kita memerlukanmu”

Merry menatap faza, “niga wae ?? kenapa harus aku ?”

“Mungkin ini berat untuk diterima akal sehatmu. Tetapi terkadang ada beberapa hal yang biarkan hati dan nyalimu untuk menuntunnya. Kau adalah si pemegang kunci itu. Kami menyebutnya…malaikat kunci” Suho mencoba menjelaskan sebisa mungkin dengan bahasa yang bisa dipahami oleh Merry. Meskipun dia adalah sang pemegang kunci itu, tetapi tetap ia berbeda dengan Faza. Faza memiliki kekuatan yang nyaris sama dengan makhluk planet EXO. Kekuatannya untuk menggabungkan ramalan bumi dan planet EXO, adalah satu-satunya kekuatan yang hanya muncul sekali dalam kurun waktu sekian puluh tahun. Berbarengan dengan kemunculan benda langit bernama komet halley.

“Malaikat kunci ?” Tanya Merry.

“Planet EXO memiliki dua akses masuk, EXO-M, dan EXO-K.Siapapun memang bisa membuka kedua pintu tersebut, tetapi hanya dua orang yang bisa menutupnya. Bahkan jika dua malaikat kunci tersebut telah menutup kedua pintu tersebut, dan menyimpan kedua kuncinya, maka selamanya pintu tersebut tidak akan pernah terbuka” ucap Lay.

“ma..maksudmu..aku memiliki salah satu kunci tersebut ?”

Xiumin mengangguk, “tanpa kau sadari, di dalam dirimu sudah ada tanda seperti tato di belakang leher, Tersembunyi di balik rambutmu. Dan tanda itu..berbentuk, kunci” jelasnya.

Merry menatap bayangan yang terpantul dari cermin besar yang ada di belakangnya. Ia menyingkap anak rambutnya…dan betapa kagetnya, sesuatu yang sangat mirip sekali dengan sebuah kunci ada di sana. 

Mungkinkah…semua ini ada hubungannya dengan last name-nya : Merry Mera Na Key.Jelas ini bukan sebuah kebetulan. Neneknya pernah mengatakan bahwa kata “key” mengandung harapan agar suatu saat dan dalam keadaan bagaimanapun dirinya akan dapat berperan seperti kunci, the problem solver.

“Nenekmu adalah garis ketujuh dari leluhurmu yang satu ras dengan kami..dengan kata lain.Kau memiliki leluhur yang juga berasal dari planet EXO, dan kemudian bermutasi menjadi manusia bumi. Sama seperti kami..”ucap Xiumin lagi.

“lalu..mengapa kalian sangat membutuhkanku dan keberadaan kunci ini ?”

Faza mendekat kea rah Merry, ini adalah bagiannya.

“Aku memiliki kekuatan untuk meramalkan masa depan, dan membaca masa lalu,Mer”
Merry terbelalak kaget. Faza yang selama ini dikenalnya…

“Ada sebuah ramalan yang kuterima secara ghaib, yang mengatakan bahwa ada satu kelompok yang ingin menguasai bumi. Mereka membenci segala hal yang bisa menyampaikan pesan-pesan tersirat untuk bersatu dalam keberagaman. Apapun itu. Termasuk..kejayaan hallyu. Karena mereka percaya, bahwa kecintaan masyarakat_khususnya anak muda terhadap Kpop akan menjadi akses mudah untuk membuat kedamaian dari semua bangsa, ras, suku, dan agama. Kelompok tersebut membenci heterogenitas.Mereka menganggap bahwa bumi harus dikuasai oleh satu orang, bukan kekuatan Sang Maha Kuasa. Dan satu-satunya misi mereka adalah..bagaimana caranya agar tidak ada Hallyu, Tidak ada Korean wave”

Tiba-tiba Merry bergidik Ngeri. Tidak terbayang bahwa dunia akan seperti itu.

“Dan di masa depan…seperti yang kau rasakan sekarang. Di mana-mana orang-orang tidak lagi membicarakan apapun yang berhubungan dengan Kpop.Mereka seolah-olah telah dibuat lupa.Otak mereka telah ter-brainwash. Dan..semua idols telah lenyap..Keberadaan mereka tidak diketahui lagi dengan jelas. Beberapa ada yang mengakhiri hidupnya dengan jalan bunuh diri_karena merasa bahwa Kpop tidak lagi mampu menciptakan perlindungan finansial bagi mereka, beberapa lainnya memilih untuk menyerah pada kondisi, selebihnya…menghilang

“Bagaimana dengan kalian_EXO ?” Tanya Merry.

“Kelompok yang menamakan diri mereka, The Antis_melupakan satu fakta. Bahwa kami EXO, bukanlah idol biasa seperti yang lainnya. Takdir membawa kami untuk menyelamatkan bumi ini, dan_membelokkan ramalan tersebut. Satu-satunya jalan untuk menyelesaikan misi ini adalah_kita harus menutup kedua pintu masuk planet EXO.Karena pemimpin The Antis, tak lain adalah makhluk planet EXO”

“Setidaknya hal yang sudah kita capai adalah..kau berada di pihak kami. Kita harus menemukan satu malaikat kunci lagi, dan..mengumpulkan kedua belas kekuatan EXO lainnya”

Merry menghitung jumlah anggota EXO yang ada di hadapan matanya. Ia lupa bahwa ada masih ada bebrapa orang lagi yang belum dilihatnya.

“Ke mana yang lainnya ?”tanyanya.

Suho terdiam. “mereka tersebar dan bersembunyi di seluruh tempat di semenanjung korea ini. Tetapi…kami belum tau pasti posisi mereka sekarang” jawab Suho.

Merry terdiam. Posisinya saat ini tak ubah seperti film-film imajinasi yang kerap ditontonnya. Tiba-tiba satu pertanyaan lagi muncul di benaknya.

“lalu…siapa lagi yang menjadi malaikat kunci_selain aku ?” tanyanya.

Baik Suho, Faza, Xiumin, Lay, Kai, maupun Tao saling menatap satu sama lain.

Faza melangkah maju. Menekan satu button di layar hologramnya. Sebuah video tiba-tiba muncul. Dua orang yang tengah berusaha keras melepaskan ikatan yang melilit kedua tangannya erat. Di sebuah ruangan. Dan..betapa terkejutnya Merry, dua orang itu amat sangat dikenalnya.

“Rafa !!!!!” 
teriaknya , sesaat setelah dirinya menyaksikan bahwa sahabatnya yang mengantar kepergiannya ke Soetta sebelum keberangkatan ke Korea, dan…

“Shit ! Danny ! AKu tidak menyangka jika dia adalah…The Antis” ucap Merry saat melihat sesosok tubuh yang berpakaian serba hitam yang berada di antara Rafa dan sosok ke-tiga.

Merry berusaha untuk melihat jelas sosok yang ketiga, yang terduduk lemas di atas kursi. Tangannya terikat ke belakang, mulutnya dibekap dengan sebuah plester hitam.

Danny melangkah menuju sosok disamping rafa. Pandangannya menyeringai. Detik berikutnya, ia membuka plester itu dan kemudian…

Merry menutup mulutnya. Suaranya tercekat. Mulutnya terkunci rapat, ia tak sanggup berkata-kata apa lagi. Berharap kali ini penglihatannya telah salah lihat.

“Ma…mario ??” ucapnya pada akhirnya, berbarengan saat ia menoleh ke seseorang yang sejak dari tadi , dan bahkan sejak kemarin menemaninya.Orang itu nyaris sama dengan…Yongdo, Kim Yongdo !

Tapi keanehan lain tiba-tiba terjadi. Tak ada Yongdo di sana, tak ada seseorang yang mirip Mario Maurer di sana…Tapi seseorang dengan baju yang sama dan posisi yang tak berubah,tiba-tiba muncul.

Orang itu tak lain adalah Luhan…Member EXO lainnya !

“Mario yang selama ini kau kenal adalah…Aku. Kemampuan telekinesisku telah berhasil mengubah pikiranmu, hingga menganggap diriku adalah Mario.Mario Maurer, seseorang yang selama ini kau kagumi. Begitu informasi yang kami dapat dari…”

“FAZA !!!!!!!!!!!!!!” teriak Merry. Sebuah ‘rahasia besar’ dalam hidupnya harus terungkap.Sementara itu Faza hanya terdiam di tempatnya, nyaris saja dia mau tertawa. Tetapi di sisi lain faza merasa bersalah, karena telah ‘memanfaatkan’ rasa kagum Merry terhadap artis Thailand itu untuk kelancaran misi ini.

“nan jeongmal mianhae Mer. Kalau bukan Mario, susah sekali untuk membuatmu datang ke negeri ini”
“ja..jadi, dari sejak kenalan sama Mario lewat email yang kemudian menghilang begitu saja itu…semua Cuma settingan ??” Tanya Merry. Diriny baru saja ‘tertipu’.

“kalau gag galau, gag mungkin travelling ke korea kan Mer ?” Tanya faza tanpa merasa bersalah. Merry terdiam di tempatnya. Setengah hatinya memang sudah terlanjur suka ke Mario yang hanya dikenalnya di email, seperempat lagi ke seseorang yang nyaris mirip Mario_Kim Yongdo yang ternyata adalah Luhan. Seperempat lagi ?

“No gotchonghajima. Seseorang yang ada di video tadi…” ucap sebuah suara yang tiba-tiba muncul dari arah samping. Semua menoleh ke sumber suara itu.

“Onew hyung” ucap lay sembari membungkukkan badannya ke sunbaenimnya itu,diikuti yang lainnya.
“memang benar adalah…Mario Maurer yang asli.Dan dia adalah malaikat kunci lainnya. Dia adalah target penyelamatan kita selanjutnya” ucap laki-laki yang tak lain adalah…Onew. Satu dari sedikit idol yang tersisa.
Merry bergantian menatap faza dan…onew ! Her ultimate bias. Entah bagaimana bisa takdir membawa seseorang bertemu dengan idolanya. Yang jelas, mendengar apa yang baru saja dikatakan onew barusan membuat seperempat hatinya kembali lagi.

Mariooooooooooooooo……………..

Entah mengapa_Merry begitu bersemangat untuk segera memulai misi ini.


-BERSAMBUNG-

Selasa, 28 Januari 2014

Ost For "First Snow : EXO (episode 6)"

0 komentar

First Snow : EXO (episode 6)

0 komentar







 cast episode ini :
Merry, Mario Maurer (as Kim Yongdo), Faza & Exo
Original Sundtrack :
MAMA by Exo



Merry mengusap mata dan wajahnya beberapa kali. Berharap apa yang dilihatnya ini tidak nyata. Berharap bahwa saat ini ia sedang bermimipi. Dan berharap bahwa semua ini hanyalah lelucon ala tricky art museum. Tapi toh dan beberapa kali itu juga tidak ada hal yang salah yang dirasakannya. Yongdo masih berada di sampingnya. 

“semua ini…masa lalu ?” tanyanya. Tangannya menunjuk pada sebuah foto, foto yang tampak usang, tapi segar dalam ingatannya. 

Yongdo tak lantas menjawab. Ia menarik nafas dalam, mengumpulkan segenap keberaniannya untuk memulai_ apa yang sudah harus dimulai.

“Ya, semua ini hanya masa lalu. Mereka…semua_sudah tidak ada” jawab Yongdo pada akhirnya.
Merry terdiam. Ia nyaris tak percaya, bahkan sangat tidak percaya. Bagaimana mungkin_K-pop,K-drama, dan semua yang berhubungan dengan kejayaan hallyu (Korean wave) adalah bagian dari masa lalu. Berpuluh-puluh tahun lewat. Tanpa ada sisa_dan_tanpa ada penerus.

“Semua hanya tinggal sejarah. Pemerintahan yang sekarang melarang gaung hallyu terdengar di manapun. Banyak yang telah berubah. Orang-orang tidak diperbolehkan lagi menyebut atau melakukan apapun yang berhubungan dengan Kpop. Itulah alasan _mengapa tempat ini dinamakan The Old Seoul. Karena kota seoul yang sekarang, tidak lagi menjadi pusat dari industri entertainment korea. Tidak ada kebahagian, tidak ada seni, dan..tidak ada lagi_salju

“mwo ? Salju ? maksudmu…salju tidak turun lagi di _musim dingin ?” tanyanya beruntutan. Ingatan Merry tiba-tiba terflashback. Benar saja, sebuah logika masuk dalam pemikirannya. Wajarnya_di bulan desember sudah dipastikan bahwa salju akan turun, tetapi_sampai hari ini Merry berada di negeri ini, tak ada satu butir salju pun yang turun. Hanya hembusan angin dingin yang semakin hari semakin kencang. Winter tak ubahnya seperti Autumn.

“Tetapi_ba..bagaimana bisa ada aturan yang melarang Kpop tidak boleh ada lagi di negeri ini ?? 

Bukankah..hal tersebut menjadi alasan kemajuan negeri kalian di mata masyarakat dunia ??” 
 
Yongdo menatap deretan foto-foto mereka yang pernah ada dalam masa keemasan itu. Big Bang, Super Junior, Girls Generation, SHINee, Miss A,Infinite, Sistar adalah sekian dari banyaknya idols yang berhasil membawa korea di kenal di mata dunia Internasional. Para sunbaenim sekaligus rekan sesama Hallyu Stars. Namun..

“Semua yang telah dijelaskan Yongdo itu_adalah sebuah fakta, Merr”

Sebuah suara tiba-tiba terdengar dari arah belakang mereka. Merry menoleh ke belakang.

“Fa..faza ?? Bagaimana bisa_dan sejak kapan kau ada_di sini ??”  Tanya Merry. Ia tak habis pikir. Belum genap satu hari ia berada di sini, dengan perjalanan dari seoul yang memakan waktu lama, sementara malam sebelumnya adalah kali terakhir ia bertemu faza. Mengantarnya ke Seoul National University,kampusnya..dan sekarang…

“Entah dari mana harus kujelaskan semua ini…Yang pasti, saat ini_kita semua, tak terkecuali dirimu…ada di masa depan..Diri kita yang dulu tertinggal jauh di belakang..”

“Maksudmu_dimensi parallel ??” 

Merry setengah berteriak. Akal logikanya terhantam. Apa yang selama ini hanya dikenalnya sebagai cerita science fiction ternyata ia alami sendiri. Kondisi di mana diri kita yang lain berada di dimensi waktu yang berbeda..

Faza mengangguk, “Kau tidak mati..dan ini juga bukan reinkarnasi. Tetapi_kita semua masuk kedalam sebuah mesin waktu, yang membawa kita ke sebuah masa depan yang telah direkayasa”

“direkayasa ?” Tanya Merry lagi. Seumur hidupnya ia tak pernah mengenal bahwa masa depan bisa direkayasa. Teknologi seperti apa gerangan yang bisa membuat hal ini terjadi.

Faza melangkah mendekati Merry, “lihat ini” Faza menekan sesuatu di pergelangan urat nadinya. Berbarengan dengan sebuah bunyi “klik” yang keluar, sebuah mini scene hologram tiba-tiba muncul di atas telapak tangannya. Persis seperti apa yang dilihatnya beberapa jam yang lalu, hal yang sama yang dilakukan Yongdo di main hall The Old Seoul.

Sebuah video tiba-tiba muncul. Merry menyaksikan dengan seksama. Sebuah pesawat yang baru mendarat, garbarata yang terpasang di pintu keluar, satu persatu penumpang sebuah maskapai internasional berjalan menuju pintu keluar, seorang pramugari yang berjalan menuju sebuah kursi di pojok barisan paling belakang, dan…

Betapa kagetnya Merry. Ia melihat sesosok yang ada di pojok kursi pesawat, yang tengah tertidur, dan dibangunkan oleh pramugari, dan orang itu tak lain adalah…

“i..itu aku ??” kali ini Merry benar-benar berteriak. 

Seperti orang yang baru sembuh dari amnesia, Merry mulai mengingat-ngingat semua hal yang telah terjadi padanya akhir-akhir ini. Jika disambungkan dengan keanehan yang dirasakannya_tau-tau dia sudah berada di kamar hostel, tanpa memiliki ingatan bahwa dia telah keluar dari pesawat, bandara, dan bahkan_petugas imigrasi !. Ya, Merry melupakan bahwa sewajarnya ia harus melalui proses keimigrasian untuk memasuki sebuah Negara. Tapi dia tidak melewati semua itu !

“Jadi…ba..bagaimana aku bisa tiba di sini ??ma..maksudku bagaimana bisa tiba-tiba aku berada di luar pesawat , sementara…”

Faza dan Yongdo bergantian saling menatap. Sesuatu memang sudah waktunya untuk dijelaskan…
Faza melangkah maju ke depan.,kearah sebuah bingkai foto di bagian “SM Entertainment” , mencari-cari angka 2012, dan selanjutnya…

“EXO ??” ucap Merry. Ia dengan amat sangat mengenal ke dua belas laki-laki itu..dan, damn ! Barulah Merry sadar, satu dari sekian orang itu amat dikenalnya, sangat familiar, yang ditemuinya kemarin..orang itu tak lain adalah..SUHO ! 

Bersamaan dengan itu, sebuah pusaran angin dan kilatan cahaya dalam gerakan super cepat tiba-tiba muncul dari balik foto itu…dan..

Merry oleng. Nafasnya seakan terhenti sesaat. Kakinya serasa tak menjejak bumi dengan sempurna. Melihat kondisi Merry, Yongdo buru-buru menangkap tubuhnya. Dia shock.

“Kami lah yang telah membawamu kesini” ucap satu dari lima orang laki-laki yang tiba-tiba keluar dari pusaran angin yang maha dasyat cepat itu.  Laki-laki itu tak lain adalah…Suho !

“a..apa maksud dari semua ini ?” Tanya Merry, bergantian menatap faza, suho, yongdo..dan keempat laki-laki lainnya yang amat sangat dikenalnya sebagai..member dari boyband terkenal..EXO !

“Apa yang kau lihat di music video saat EXO debut, itu adalah kenyataan. Kami..benar-benar memiliki_semua kekuatan itu. Karena kami semua..sebenarnya datang dari sebuah planet yang bernama..planet EXO”

“Pla..planet EXO ?”

Kai mengangguk. “Kekuatan teleportasikulah yang menciptakan pusaran angin tadi, dan..itu juga yang membawamu ke sini, keluar dari pesawat itu” ucapnya. Disertai dengan anggukan Tao. Selaku saksi mata di tempat kejadian, karena dirinya sendirilah yang telah menghentikan waktu tersebut. 

“MWO ??” Merry terdiam. “Berarti..kau bisa menghentikan waktu, kau si pengendali air, kau penyembuh, dan…” tunjuk Merry bergantian pada Tao-Suho-Lay dan terakhir…

“Saat ini aku aku tidak bisa mengaktifkan kekuatanku. Seseorang telah mengambilnya untuk sebuah kepentingan” ucap Xiumin yang memiliki kekuatan bisa membekukan apapun, Cyrokinesis.

“Kepentingan apa ?” Tanya Merry. Kali ini jiwanya sudah sedikit bisa menerima apa yang sedang terjadi. Apa yang dihadapinya..meskipun sebuah hal yang baru, yang bahkan tak pernah ada di imajinasi “terliar”nya selama ini.

“Kepentingan untuk membuat kutub utara dan selatan tetap membeku, sehingga bumi tidak mencair.Tetapi sebagai gantinya_sesuatu harus dikorbankan

“apa itu ?”

Suho menekan sesuatu di pergelangan tangannya_hal yang sama yang dilakukan faza beberapa saat lalu, “Ilmuan dan ahli astronomi di abad 21 tidak berhasil mengidentifikasi planet ke-10. Sebuah planet yang sebenarnya bisa menjaga keseimbangan alam semesta. Termasuk_menjaga keberlangsungan kehidupan bumi. Namun sekelompok manusia, lebih tepatnya para ahli astronomi sayap kiri kemudian berhasil mengungkap misteri sebuah lubang hitam dan gelap_yang merupakan akses masuk menuju planet itu.Dan lubang itu adalah..apa yang selama ini kau kenal dengan, The Black Hole

“what ??”

“Inilah rahasia dari black hole yang beratus-ratus tahun tak pernah terpecahkan.Planet ke-10 itu bernama..EXO

-BERSAMBUNG-

Ost For "First Snow : Mission (episode 5)"

0 komentar

First Snow : Mission (episode 5)

0 komentar



 cast episode ini :
Rafa, Danny Odonoghue,Onew,Faza,Suho,Kai, Tao
Ost :
Heart Attack by EXO



Di sebuah ruangan kosong_temaram_yang hanya diterangi sebuah lampu_yang cahayanya pun tak mampu menerangi seluruh pejuru ruangan_seorang wanita tergeletak tak berdaya di sebuah kursi. Sementara itu tepat di belakangnya, seorang laki-laki dengan jubah panjang berdiri memagang pundaknya. Ia tersenyum. Getir.

"maafkan aku untuk semua kebohongan ini.."bisiknya di telinga wanita yang kini tampak sedikit sadar dari "tidur" panjangnya. Wanita itu mendongakkan kepalanya yang semula tertunduk lemas, sebuah tempat yang tak dikenalnya_rasa sakit di kepalanya menjadi satu dengan sisa-sisa tenaganya sekarang. Barulah ia sadar dengan apa yang terjadi, yang terakhir diingatnya hanyalah rasa sakit jarum yang disuntikkan padanya_secara paksa. Setelah itu, entahlah...dia tidak bisa mengingat semuanya yang telah terjadi.

"where...where am i ?" tanyanya pelan.

lelaki yang ditanyanya hanya diam, menyunggingkan senyumnya. Dan lantas melangkah ke depan.

"Bukan hal yang penting untuk tau sekarang kau sedang ada di mana. The one that you have to know is...you..stay by my side..,honey " ucapnya, meletakkan telapak tangannya pada pipi wanita yang duduk di hadapannya. Wanita itu meronta, sekuat tenaga mencoba melepaskan simpul tali yang melilit ke dua tangannya. Tapi ia tak berdaya, ikatan kabel telpon itu terlalu erat untuk dilepaskan dengan posisi tangan terikat ke belakang.

"Kau...bedebah !" teriaknya, dan kemudian dengan kesadarannya sendiri meludahi wajah lelaki yang selama ini dikenalnya dengan sangat baik ini.

Suasana hening sesaat. Lelaki itu memalingkan wajahnya ke sisi lain. Ia tetap berusaha untuk tersenyum. Bagaimanapun wanita ini bukanlah tujuan akhirnya.

Nemun..

Plakkk!!! Sebuah tamparan tiba-tiba mendarat tepat di pipi kiri wanita itu. Untuk kesekian kalinya_wanita itu kembali oleng_kepalanya semakin terasa berat.

....

"Kita harus segera bertindak. Sudah saatnya untuk kita memberitahukan semuanya. Akan ada banyak tempat yang akan kita datangi. Dan itu_tentu saja bukan hal yang mudah untuk mencari  ke-enam pemilik kekuatan lainnya" ucap seorang lelaki yang tampak senior dibandingkan lima pria lainnya.

"Aku dan faza-nuna yang akan memberitahukan dan menjelaskan semuanya, hyung. Meskipun..."suho gantian melemparkan pandangannya ke faza yang duduk tepat di samping, Onew_Leader dari misi besar ini. "tentu dia tak akan langsung bisa menerima penjelasan dari kami_tapi setidaknya, aku yakin_dengan adanya keberadaan orang yang dikenalnya_akan memudahkan semuanya"

Faza mengangguk, "semuanya sudah kami atur. Mungkin, kami akan membutuhkan Kai dan Tao, terutama Kai_untuk menunjukkan sedikit kekuatannya untuk meyakinkan bahwa apa yang terjadinya padanya adalah hal yang nyata.Apakah...ini akan cukup aman ?" tanyanya lagi.

"Aku pastikan semua aman, nuna. Kami hanya tidak boleh menunjukkan kekuatan kepada orang-orang yang tak ada hubungannya dengan misi ini. Selebihnya...tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Lagipula kami percaya bahwa dia memang benar 'malaikat kunci' yang ada dalam ramalanmu" ucap Tao pada faza.

Faza menghela nafas lega. Meskipun bukan bagian dari EXO, tetapi misi ini memerlukannya. Dan dari kemampuannya yang tak seberapa jika dibandingkan dengan kekuatan lelaki-lelaki ini , misi ini bermula. Masa depan_adalah bagiannya. Meskipun terkadang, kemampuan melihat masa depan melalui suara-suara ghaib yang didengarnya ini, menjadi satu-satunya hal yang tak diinginkannya.

..Saat kau mengetahui sesuatu yang kamu sendiri yakin tak bisa mengubahnya sama sekali, tidakkah itu menyakitkan ?..

Dan jika sudah demikian, faza bersyukur bisa dipertemukan dengan orang-orang hebat ini. Orang-orang yang meyakinkan dirinya..bahwa apa yang telah digariskan untukknya adalah hal yang tak semua orang bisa memilikinya.

"Baiklah, untuk semua yang ada di sini..pastikan di saat waktu untuk memberitahukan itu datang..semua gerbang dan akses masuk di kota ini tertutup..tanpa terkecuali"
ucap onew, sembari menutup pertemuan singkat di sebuah ruang bawah tanah di sebuah tempat yang bernama_The Old Seoul..



-BERSAMBUNG-

Senin, 27 Januari 2014

Ost For "First Snow : The Old Seoul (episode 4)"

0 komentar



First Snow : The Old Seoul (episode 4)

2 komentar


"Girin Jib ?"

Pupilnya membesar saat menyaksikan layar di depannya yang menampilkan maket 3D The Old Seoul. Pikirannya meleset dari perkiraan bahwa makna dari kata "old" tidaklah sama dengan imajinasi kota Seoul di masa kerajaan. Akan tetapi...

"Tidak hanya Running Man , tetapi kau bisa melihat reality-reality show populer lainnya, semuanya terbagi ke dalam masing-masing sub-blok di blok K-reality show ini"

Yongdo memainkan jemarinya di atas layar hologram, membuat Merry berani taruhan bahwa ini adalah kunjungan kesekian Yongdo. Nilai 10 out 10 untuk service tour guide dadakannya ini.

"Sub-blok 1 adalah sub-blok Running Man"
Ucap Yongdo sembari menekan sebuah button bergambar logo Running Man yang sangat iconic itu. Sebuah kawasan dengan bangunan-bangunan modern dan futuristik tiba-tiba muncul.

"Masing-masing dari rumah ini diberi nama masing-masing member Running Man"

"Mwo ??"
Merry tak sanggup menahan teriakan keterkejutannya. Ia menutup penuh mulutnya, dirinya tak bisa berkata-kata apa lagi saat sebuah nama tiba-tiba muncul dari button yang barusan ditekan oleh Yongdo. Lee Kwang Soo !!!!

"Hei bagaimana kau bisa tau bahwa kwang soo-oppa adalah member favouriteku di RM ??" tanya Merry tanpa perlu sebuah jawaban. Karena Lee Kwang Soo adalah maknae di team ini, sehingga wajar namanya berada di urutan paling buncit.

"Ya...bangunan atau rumah ini secara fungsional semacam...museum memorabilia. Di sini kau bisa menemukan barang-barang kenangan mereka selama di Running Man. Dan tentunya kau juga bisa menyaksikan secara gratis setiap episode terbaik dari tiap member di rumah mereka masing-masing. Dan...kelebihannya dibandingnkan koleksi manapun yang ada di dunia ini, di sini...kau bisa menemukan ini"

Yongdo memilih tombol bertuliskan "auto-lee kwangsoo", dan....betapa terkejutnya Merry (untuk kesekian kalinya) bahwa yang ada di hadapannya ini adalah...

"apakah dia ...adalah lee kwang soo yang sesungguhnya ??" tanya Merry, tangannya menunjuk pada layar yang menampilkan sesosok yang tersenyum melambaikan tangannya, yang tak lain adalah...lelaki yang jadi salah satu anggota aliansi "easy brothers" itu.

Yongdo tersenyum..dan lantas menggeleng.

"keunde ??" tanya Merry.Jika sosok ini bukanlah lee kwang soo, lantas siapa dia ? Benarkah pria yang sangat mirip lee kwang soo ini adalah laki-laki biasa yang dikenai tindakan plastic surgery sehingga nyaris seperti pinang dibelah dua dengan yang asli. Tidak hanya wajah, bahkan cara dia tersenyum, berjalan, melambaikan tangan, nyaris persis sama !

Yongdo menghela nafas panjang..Haruskan ia mengatakannya saat ini ??

"mm....apakah kau pernah mendengar cerita tentang domba Dolly ?" tanya Yongdo pelan.

Domba ? Dolly ? apakah semaca boneka domba alias the sheep's doll..satu-satunya boneka yang dikenalnya hanyalah karakter "saun the sheep"_domba bercorak BW itu.

"oke...lupakan saja" ucap Yongdo sembari berlalu ke button-button berikutnya.

"Hei, Ya !! Marhae..beritahu aku bagaimana cerita domba..doll...dolly itu, apakah dongeng rakyat korea ?" tanyanya semakin penasaran.

"suatu saat nanti pasti akan kuceritakan padamu"  jawab Yongdo, berbarengan dengan rumah yang muncul setelahnya. Setidaknya ada 8 rumah yang berada di sub-blok ini. Spartan's house "Kim Jong Kook"_yang tak ubah seperti gym centre, Yoobond's house "Yoo Jae Suk" yang sangat kental dengan nuansa hijau dengan patung grasshoper di halaman depannya, The Ace of Jihyo's house_yang sangat feminim dan penuh dengan pajangan replika hadiah emas yang telah banyak dimenangkannya, The Haroro's house "Haha" yang lebih mirip pororo's land ketimbang sebuah rumah. Ada juga rumah Ji Suk Jin's hyung yang sangat retro dan begitu membuka pintu akan langsung terdengar alunan musik trot. Sementara itu, Garry oppa "The Random Capable Man" house penuh dengan koleksi foto-foto kenangannya bersama Ji Hyo-onnie di romance-aliansinya "Monday Couple".

"Aku sangat berharap mereka akan menjadi benar-benar pasangan yang sesungguhnya di kehidupan nyata"

"Hal itu tidak akan pernah terjadi...Mereka sudah merasa nyaman hanya dengan menjadi sahabat yang saling mensupport saja. Monday's couple only existed in RM. They're not real"

Mendengar penjelasan kilat Yongdo barusan, Merry semakin yakin jika Yongdo bisa jadi adalah stalker kpop kelas berat, lebih hardcore dibanding sahabatnya_faza. Bahkan dirinya sendiri.

"aisss...mendengarmu berbicara seperti itu tadi...kau tak ubahnya seperti saessang fans.." gumam Merry. Berharap Yongdo tak mendengarnya. Tapi lagi-lagi semuanya meleset, Yongdo spontan menegaskan bahwa apa yang di katakannya adalah kenyataan yang sesungguhnya.

"Oke..sekalian saja kau katakan bahwa Seunggi oppa-Yoona, Rain-Tae Hee onnie itu juga tidak benar-benar nyata, hanya sebuah rumor skandal. Tidak akan pernah terjadi, arrajji ??" Merry mendekatkan punndaknya ke arah Yongdo. Yongdo gelagapan, dia lupa bahwa..ya jika terus bersikukuh dengan informasi yang disampaikannya barusan...siapapun sekarang tentu akan menganggapnya_ aneh...

"well...aku mengaku kalah darimu...ah-jumm-ma !" ucap Yongdo.

"Mworago ??? Apa yang kau katakan barusan, Yongdo-ssi ??" tanya Merry.

"Wae ?? Ah-Jum-ma..Merry Ah-jum-ma" godanya lagi.

"YA!! Kim Yong Do !!" teriak Merry kencang.

...

Setidaknya perjalanan jauh yang memakan waktu hampir setengah hari ini..melewati beberapa deretan hutan dan batas wilayah untuk mencapai sebuah tempat yang sebenarnya jika dibandingkan dengan the capital of south korea republic_tentu  tak begitu luas..

Dirinya tidak menyangka bahwa ada sebuah tempat seperti ini yang berjarak beribu-ribu mil jauhnya dari kota Seoul. Andai saja faza ikut dalam perjalanan ini..Tentu dia bisa memiliki tempat berbagi cerita betapa sangat menyenangkannya melihat blok-blok yang ada di "The Old Seoul" ini. Untuk memasuki gerbang utamanya saja, tak bisa sebarang orang yang bisa memiliki akses untuk lewat. Kecuali jika ia datang bersama seseorang yang memilik akses berupa deretan kode-kode dalam aksara yang tidak familiar,bukan hangul_ataupun huruf latin. Dan Yongdo_ya harus Merry akui, bahwa Yongdo adalah "Green Visa"nya untuk bisa mengunjungi setiap blok-blok yang berada di 3 kawasan utama : K-Reality Show Block, K-Drama Block, dan pastinya K-Pop Block. Satu nama terakhir adalah destinasi terakhir yang akan dikunjunginya selepas break sesaat di sebuah taman dengan latar view danau jusanji. Deretan pohon willow semakin menambah keheningan suasana danau . Entah mengapa Merry amat sangat menyukai hal-hal seperti ini.

Tiba-tiba pikirannya terasa tenang. Entah karena efek teh hijau yang diminumnya ketika berkunjung ke sub-blok "Daejanggeum" yang ada di blok "K-drama" _sehingga membuatnya terasa ringan. Seolah separuh beban pikirannya terasa menguap. Terbawa semilir angin danau misterius ini.

Atau bisa jadi karena dia masih shock selepas masuk ke set romantic-horor drama _"Master Sun" yang notabene adalah mall berhantu. Raut wajah seram hantu toilet masih berkeliaran di visualisasinya...Ditambah dengan beberapa hologram makhul-makhluk yang berkeliaran menembusnya. Merry menggeleng cepat. Tidak...kalau yang ini, sudah terlalu berlebihan..ucapnya dalam hati.

"Nuna..Merry-nuna..irona"

sebuah suara tiba-tiba membuyarkan semua pikiran dan imajinasi-imajinasinya beberapa menit yang lalu.

"ini..terimalah"

Yongdo menunjukkan sesuatu ke depan pandangannya.

"ige mwoya ?" tanyanya pada Yongdo yang disertai jawaban "bukalah.."

Dan..betapa terkejutnya Merry. Kali ini ia benar-benar teramat senang.

"heiii..dari mana kau mendapatkan....ini ?" tanya Merry.

Sebuah poster foto yang bertuliskan tanda tangan para pemain yang ada di drama favouritenya..

"Aaaa....Yongdo...jeongmal gomawoooo..." Merry mendekap Yongdo erat.

"My Lover from another star" adalah drama favouritenya. Sebuah kisah sains-romance antara manusia dan makhluk luar angkasa. Alien, kehidupan di planet lain, black hole, keberadaan mesin waktu_menjadi hal-hal yang sudah memenuhi benaknya sejak Ayahnya yang seorang dosen astronomi_mengenalkan semuanya pada hal-hal seperti itu.

"Terima kasih....." ucapnya sekali lagi.

Entah mengapa...sebuah kilauan tiba-tiba muncul satu persatu dari balik pepohonan willow_terbang mengitari permukaan danau.

Tanpa sadar...Yongdo tau..bahwa saat ini beberapa pasang mata tengah menatap ke arahnya. Wajahnya tiba-tiba terasa menghangat. Ada rona merah di sana.

-BERSAMBUNG-



 

aku punya blog !!! Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez