Banyak hal yang saya alami beberapa saat belakangan ini ,seolah mencoba flashback seperti apa kehidupan saya dulu. Sangat berbeda,itu yang saya rasakan.Entah mencoba untuk sedikit melakukan "wisata reuni", tapi memang,wisata itu saya lakukan sendiri,tanpa berada di situasi layaknya prosesi itu digelar (di aulla, dengan beberapa tamu undangan yang hadir beserta rupa yang menggambarkan mereka sekarang,lengkap dengan obrolan yang melibatkan masa dulu dan masa sekarang).Dan kenangan itu kini muncul,terekam jelas...
Seorang saya,bukanlah siapa-siapa. Yang keberadaannya sangat memungkinkan untuk terlupakan. Tak ada plakat,piagam,ataupun cukup sebuah pengumuman tentang betapa membanggakannya seorang saya,tidak.Dan itu berlanjut hingga tiga tahun berlalu,dan hampir dua tahun saya berada di sini. Yogyakarta seolah telah menjadi "ruang kebebasan",di mana tak perlu untuk menjadi eksis jika sekedar ingin dikenal. Saya benar-benar berkutat dengan dunia saya itu. Mencoba banting stir, atau meminjam istilah putar haluan.
Saya bukan lagi seorang saya yang dulu. Tak berada di bawah nama siapapun,karena saya menikmati hidup dalam kesendirian saya. Jaringan pertemanan saya hanya komunitas buku yang saya ikuti setahun belakangan ni (dan ini telah menjadi rumah kedua bagi saya), serta dunia tulis menulis ini. Saya percaya,jika memang benar, buku atau tulisan adalah jendela dunia. Kita bisa merasakan hidup di masa datang, masa lalu,terlebih sekarang.Hanya lewat tulisan (anda mempercayainya ?).
Saya memang menyukai situasi dimana saya mulai mengenal orang baru. Dari situ saya bebas mengenal karakter dan tipikal bawaannya, tanpa perlu saya lihat CV atau track record perjalanan hidup yang mesti saya kumpulkan dari bebrbagai informan. Cukup dengan memulai obrolan. Namun, sekarang,saya mulai menemukan komunikasi yang lebih efektif lagi. Yakni lewat tulisan. Kebebasan itu lebih dapat ditangkap lagi. Tak terbatas oleh tampilan ragawi seseorang, tak perlu harus terikat dengan bentuk luar, saya pun bisa mengenalnya hanya dengan lewat jenis tulisan, yang tertampil lewat tutur kata,pemilihan bahasa. Dan benar, memang saya rasakan sekarang...
Ya,saya akan hidup dengan dunia itu...
Berawal dari mimpi. Terkadang, saya setuju dengan potongan bait dari gita gutawa yang kerap saya nyanyikan,dan ini menjadi salah satu lagu favourite saya
...dunia boleh tertawa,melihatku bahagia
walau ditempat yang kau anggap tak biasa
dengarkanlah kata hatiku
bahwa kau ingin untuk tetap disini
tak perlulah aku,keliling dunia
biarkan ku di sini...
Terimakasih untuk seseorang yang telah memberiku ilham di awal hari ini
Tampilkan postingan dengan label The Other Side of Me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Other Side of Me. Tampilkan semua postingan
Kamis, 30 April 2009
Rabu, 29 April 2009
it must be...

At last, harus diputuskan juga, take it or leave it! dengan segala kemungkinan resiko yang bakal ditanggung. Ternyata, kurang lebih selama 1 bulan ini saya berkutat dalam komunitas "facebooker", dan ikut mengalami apa yang dinamakan FFS (facebook fever syndrome), well dan seperti seharusnya, akhirnya saya memutuskan untuk tidak ambil bagian lagi lebih lanjut. Facebook telah menyita begitu banyak waktu produktif saya. At least, injury-injury time yang seharusnya saya gunakan untuk menghabiskan bacaan,atau write something, semuanya harus rela berbagi tempat dengan akun ini. Ok, semuanya bisa terselesaikan dengan jalan bahwa saya harus memanage ulang dengan ketat pembagian ini. tapi who knows ? saya kalah. Dan seiring waktu, sampai detik inipun, benar-benar facebook telah menyedot keaddictifan saya, dan bahkan menyita hampir sebagian besar waktu tidur yang semakin terbatas.
Saya jadi paham dan mengerti mengapa di beberapa tempat, facebook dilarang, atau diblokir penggunaannya. Ruang studio kuliah saya salah satunya. That's right choice!. Dan pastinya, saya sangat mendukung upaya managerial SDM suatu perusahaan yang memberlakukan upaya ini juga. Jujur saja, dalam pendapat saya, facebook tak lebih sebagai upaya impotensialisasi produktivitas seseorang. Anda bisa saja tiba-tiba jadi tak produktif disebabkan karena kecanduan pada situs sosial ini.
Ok, alasan tampikan yang bisa sedikit diterima adalah perluasan jaringan pertemanan anda. Tapi, who's care guys ?? Anda bisa saja memperluasnya tanpa harus lewat yang satu ini kan ? Komunikasi face to face menurut saya masih menjadi komunikasi yang paling efektif dari semua cara. dan anda bahkan mampu lebih banyak mendapatkan informasi lebih dari sekedar "info,wall, photo" yang hanya anda dapat di facebook. dan pastinya, kemungkinan manipulatif data dapat terminimalisir. Dengan kata lain, facebook tak lebih (menurut saya), hanya wadah bagi dunia "have fun" dan "narsisty" seseorang.
Well, setuju atau tidak dengan pendapat saya, mulai saat ini saya nyatakan, tergabung dalam komunitas kontradiktif akan facebook.
Welcome to me!
Yogyakarta,300409
Satu Cerita Jalan Untuk Hari Ini....
Hari ini "travelling" itu kembali dijalani, meskipun hasilnya belum terlalu maksimal. Wajar sja, tanpa saya rencanakan semua, dan terjadi secara spontan. Di mana kesibukan sampai detik ini tidak terlalu tinggi, alhasil memungkinkan saya untuk sedikit berjala-jalan melepas penat pikiran, serta penghilang kehambaran selama beberapa minggu terakhir ini. Tak tahu kapan tepatnya saya melakukan wisata seperti halnya hari ini.
Rute saya kali ini adalah (masih) seputaran bulaksumur UGM dan sekitarnya. Padahal jauh beberapa bulan yang lalu, rute saya bahkan melebhihi garis administrasi lintas kabupaten dalam kota. pernah saya berjalan-jalan sendiri hingga sleman, bahkan prestasi "terbesar" saya sejauh ini adalah, saya mampu menjangkau wilayah jogja bagian luar, dalam hal ini daerah bernama Kasihan (kabupaten bantul), hanya dengan menggunakan sepeda!(bukan sepeda motor), dan itu dalam jangkauan PP (pulang pergi). Yah, silahkan kalau anda mau melakukan "standing ovation" untuk saya. ^_^
Ok, begitulah saya. Tak banyak yang saya bisa banggakan, selain dunia-dunia sendiri itu. Karena tak semua menurut saya, yang berpikiran sama, dan memiliki "kunci" untuk membuka "pintu dunnia khayal" itu. Well...
Dan hari ini, wisata itu sama seperti biasanya. Suatu kewajiban, jika dalam sebuah perjalanan, saya harus mampir ke toko buku. Dan toko buku favourite saya, selain gramedia sudirman, adalah TOGA MAS GALERIA MALL (why ?? karena selain setiap bukunya memiliki potongan harga sebesar 15-20 %, ternyata (dan hari ini baru saya ketahui), kita bebas dan memiliki kesempatan gratis untuk meyampul buku ! Strategi pemasaran yang patut ditiru oleh tempat-tempat lainnya.Alhasil, hal ini
Rute saya kali ini adalah (masih) seputaran bulaksumur UGM dan sekitarnya. Padahal jauh beberapa bulan yang lalu, rute saya bahkan melebhihi garis administrasi lintas kabupaten dalam kota. pernah saya berjalan-jalan sendiri hingga sleman, bahkan prestasi "terbesar" saya sejauh ini adalah, saya mampu menjangkau wilayah jogja bagian luar, dalam hal ini daerah bernama Kasihan (kabupaten bantul), hanya dengan menggunakan sepeda!(bukan sepeda motor), dan itu dalam jangkauan PP (pulang pergi). Yah, silahkan kalau anda mau melakukan "standing ovation" untuk saya. ^_^
Ok, begitulah saya. Tak banyak yang saya bisa banggakan, selain dunia-dunia sendiri itu. Karena tak semua menurut saya, yang berpikiran sama, dan memiliki "kunci" untuk membuka "pintu dunnia khayal" itu. Well...
Dan hari ini, wisata itu sama seperti biasanya. Suatu kewajiban, jika dalam sebuah perjalanan, saya harus mampir ke toko buku. Dan toko buku favourite saya, selain gramedia sudirman, adalah TOGA MAS GALERIA MALL (why ?? karena selain setiap bukunya memiliki potongan harga sebesar 15-20 %, ternyata (dan hari ini baru saya ketahui), kita bebas dan memiliki kesempatan gratis untuk meyampul buku ! Strategi pemasaran yang patut ditiru oleh tempat-tempat lainnya.Alhasil, hal ini
Senin, 27 April 2009
Aku hidup di hari ini, bukan kemarin
Seharian ini telah banyak yang ingin saya ungkapkan, yang terkadang tak bisa saya bagi hanya untuk kalangan sendri.Entah perasaan seperti apa itu, saya sulit menebak. Ok, terkadang memang benar, tak selamanya saya harus bertahan dengan kondisi ini.
Sedikit memflashback, apa saja yang saya dapat hari ini.
Beberapa jam yang lalu, saya dan seorang teman saya,tiba-tiba saja memutuskan untuk berjalan-jalan ke arah jogja bagian sana (saya tak tahu utara,selatan,barat atau timurkah tempat itu berada jika dilihat dari pusat kota jogja). Selama seminggu ini,jogja memang sedang diguyur hujan.Jadi selama bebrapa jam perjalanantadi, seskali hujan lokal pun datang. Dalam beberapa radius meter, dua tempat bisa saja sedang memiliki cuaca yang tak sama. Alhasil, akhirnya kami memutuskan untuk idak menegenakan mantel saja.
Tahu apa yang saya dapatkan selama perjalanan dengan menggunakan motor itu ?
Teman saya yang memang asli jogja,tentu sudah tidak asng dengan pemandangan itu. Tapi bagi saya, its so amazing!. Berbulan bulan, akhirnya saya menemukan apa yang ingin saya lihat dari kota jogja. Ok,sedikit memberi informasi bagi anda yang berdomisili di luar jogja, dan berniat ingin liburan atau apa ke kota ini. Janganlah berharap, atau berpikir, lebih tepatnya mengira bahwa jogja akan "sehijau" yang anda bayangkan.
Ya, dan yang saya temukan tidak, benar-benar menjadi sebuah hal tersendiri yang terkadang ingin saya temui lagi.
Nuansa hijau itu...
Ya, dan itu yang saya dapatkan hari ini.
Ok, cerita lain di hari ini, adalah sepotong cerita "teori membuat teh".
Dan ini aan saya ceritakan di lain waktu
Tetap semangat untuk menjalani penghabisan malam ini,
Sedikit memflashback, apa saja yang saya dapat hari ini.
Beberapa jam yang lalu, saya dan seorang teman saya,tiba-tiba saja memutuskan untuk berjalan-jalan ke arah jogja bagian sana (saya tak tahu utara,selatan,barat atau timurkah tempat itu berada jika dilihat dari pusat kota jogja). Selama seminggu ini,jogja memang sedang diguyur hujan.Jadi selama bebrapa jam perjalanantadi, seskali hujan lokal pun datang. Dalam beberapa radius meter, dua tempat bisa saja sedang memiliki cuaca yang tak sama. Alhasil, akhirnya kami memutuskan untuk idak menegenakan mantel saja.
Tahu apa yang saya dapatkan selama perjalanan dengan menggunakan motor itu ?
Teman saya yang memang asli jogja,tentu sudah tidak asng dengan pemandangan itu. Tapi bagi saya, its so amazing!. Berbulan bulan, akhirnya saya menemukan apa yang ingin saya lihat dari kota jogja. Ok,sedikit memberi informasi bagi anda yang berdomisili di luar jogja, dan berniat ingin liburan atau apa ke kota ini. Janganlah berharap, atau berpikir, lebih tepatnya mengira bahwa jogja akan "sehijau" yang anda bayangkan.
Ya, dan yang saya temukan tidak, benar-benar menjadi sebuah hal tersendiri yang terkadang ingin saya temui lagi.
Nuansa hijau itu...
Ya, dan itu yang saya dapatkan hari ini.
Ok, cerita lain di hari ini, adalah sepotong cerita "teori membuat teh".
Dan ini aan saya ceritakan di lain waktu
Tetap semangat untuk menjalani penghabisan malam ini,
Kamis, 23 April 2009
Hujan dalam kehidupan hitam-putih...





suka hujankah ?
sangat normal sekali jika yang menjawab "ya" adalah kaum hawa. Bagaimana jika yang demikian sebaliknya,mungkinkah ??
Tidak, saya tidak ingin memasukkan genderisasi dalam hal ini. Bagi saya, siapapun anda, laki-laki atau perempuankah, gelap terang, apapun bentuk, dan dari mana anda berasal, jika memiliki pemikiran yang sama bahwa anda juga menyukai "situasi" ini Ok, silahkan baca lebih lanjut lagi...
Hujan turun,
tak pernah membuat saya takut, sekalipun ia datang bersama petir atau gemuruh angin.
Ya, saya pernah membahas,lebih tepatnya menyinggung sedikit, bagaimana saya menyukai hujan dalam keadaan bagimanapun ia. Terdengar sentimentil memang. Tapi itulah sisi lain dari seorang seeta (jika tidak ingin dibilang narsis). Pernah suatu waktu, terdapat masa dimana saya benci hujan. Hujan seolah menertawakan saya, mengingatkan saya atas "kecengengan" melawan semua yang pernah terjadi. Saya memiliki dejavu atas itu. Dan itu berlangsung hingga akhirnya,saya menyadari,justru hujanlah yang membuat saya akhirnya "menang". Memenangkan pertarungan bahwa tanpa kehadiran "somebody else" dalam hidup sayapun, toh saya masih bisa melakukan meditasi batin. Saya mampu merasakan ketenangan itu.Jadi, tak benar jika kita (dalam hal ini saya pribadi tentunya) berpendapat bahwa kesendirian ini harus selalu dibagi...(hahaha, saya pernah menuliskannya di wall status akun facebook saya).
Ok, begitulah singkatnya awal mula saya menyukai hujan.
Kembali ke pernyataan, "jika anda memiliki pemikiran yang sama dengan saya",silahkan baca lebih lanjut lagi...
Suatu saat, dulu, saya pernah mencoba menerapkan sedikit ilmu yang saya dapat ketika masih tergabung aktif dalam komunitas teater yang pernah saya ikuti dari kecil hingga beranjak remaja. Sebelum memulai latihan kegiatan jenis teater hari itu (seni perankah, melukis, ataupun membaca puisi seperti yang paling saya gemari, dan kuasai...(hehe, maaf terdengar narsis)), masing-masing dari kita dibimbing untuk melakukan sedikit meditasi ringan, berupa menarik nafas dalam, menahannya dalam hitungan beberapa detik, kemudian menghembuskan nafas perlahan, setelah sebelumnya memejamkan mata, dalam posisi duduk bersila, melingkar. Dan selanjutnya, kegiatan bermeditasi itupun dimulai. Kakak pembimbing menuntun kita untuk berelaksasi, memainkan jiwa istilahnya, untuk mendengarkan dan mengasah kepekaan indera pendengaran kita, dalam kondisi pikiran yang tenang, terhadap sekecil apapun suara yang ada di sekeliling kita. Apappun itu, dan sekecil apapun...
Tahukah anda bahwa rumput yang bergoyang itu ternyata memiliki suara ?Mungkin kedengarannya konyol dan mustahil. Atau angin yang bergerak itupun sebenarnya memiliki rima ?ya, ini apalagi...
Hahaha, well, saya tidak ingin memaksa anda untuk ikut dalam "kegilaan" saya. Toh, sekali lagi, jika kita memiliki paham yang sama, silahkan berkomentar apa saja, sebagai bentuk bahwa anda bereaksi terhadap obrolan ini
Ada satu sessi dimana saya sangat meyukainya. Yaitu ketika sebuah alunan musik diperdengarkan dalam posisi sama seperti tadi (mata terpejam, nafas diatur),dan intstruksinya...bergeraklah sesuai refleksi pemahaman anda terhadap musik tersebut !
Dan anda tahu, apa yang saya lakukan, saya suka sekali menyerupai, lebih tepatnya menirukan, gerakan ilalang yang bergoyang (ok, kali ini bukan rumput, tapi ilalang. Karena dalam pemahaman saya waktu itu, istilah rumput terlalu kerdil untu saya perankan).
Alhasil, saya benar-benar menikmati peran itu...
Tertiup angin, bergoyang, ke kanan, depan, samping, oleng, tertunduk...dan akhirnya terkulai, saya terinjak! Mata terbuka. Dan berakhirlah sessi pada hari itu.
Ok, begitulah saya beberapa tahun yang lalu. Dan pastinya saya sangat merindukan masa-masa itu.
Lalu, apa hubungannya dengan judul yang saya buat di atas ?Mungkin begitu pertanyaan anda. Ya, sayapun pastinya juga akan bertanya seperti itu.
Sekarang, saya tidak ingin menjadi sebuah (istilah satuan saya) rumput atau ilalang lagi. Waktu telah berganti, saya tidak ingin "statis" di satu sisi saja seperti dulu lagi. Keadaan yang stagnan itulah yang akhirnya membuat saya harus rela mengikuti setiap aliran "kondisi", bukan saya!.
Dan kali ini, saya ingin memerankan "peran hujan" itu. Bergerak, ke sana kemari, sesuai kehendak saya, kemanapun saya akan dibawa,karena baik hujan atau angin, keduanya saling melengkapi. Tanpa ada angin, mustahil untuk hujan ditumpahkan oleh awan yang berkabung.
Hujan bisa dimaknai apa saja.Interpretasi saya akan hujan tentu berbeda dengan anda, kamu,kalian, atau siapapun.
Bagi saya, hujan bisa saja merefleksikan ketenangan batin atas klimaks masalah yang mencair, tapi buat yang lain, tidak tertutup kemungkinan, kalau hujan merupakan simbolisasi akan kegelisahan yang mengancam.Jadi wajar,itulah mengapa jika tak sedikit yang takut jika hujan datang,hahaha... Ya, semua sah sah saja.Serba abu-abu, hitam putih..Tak ada yang salah atau dibenarkan. Tergantung sejauh mana persepsi kita akan apresiasi itu.
well, tak banyak yang ingin saya jelaskan lebih lanjut.
Karena, saya tak ingin berlama-lama menunggu, berharap hujan turun, bermeditasi, dan saya pun mulai memerankan peran itu..
Terima kasih,Tuhan...
Nite in Yogya
9:50 26April'09
Senin, 20 April 2009
Sakura on fall drop
saya benar-benar begitu tergila-gila pada jepang.tapi jangan salah, jika ada yang menanyakan pada saya J-band apa yang saat ini lagi ngetop, style harajuku seperti apa yang anda suka, dan anime apa yang cocok dengan selera humor anda, uhg,saya jelas tidak akan dan mau menjawabnya. Karena apa, karena yang saya sukai,lebih tepatnya kagumi adalah jepang "tempoe dulu", jepang budayanya, jepang kuno dengan segala adat istiadat dan ritual-ritual yang dijalankannya.
Kimono,kuil, festival hinamatsuri, kue mochi,koi nobori,sakura,menjadi segerintil dari sebagian besar, peradaban jepang yang saya sukai. Secara antropholgi manusianya pun, saya tipikal "pemuja" manusia bermata sipit.hahaha, entah kenpa, seperti yang saya katakan, ruas wajah dengan kesipitan bagi saya menjadi tipe plus dalam pendapat sya. Simplenya, orang bermata sipit selalu bernilai plus di mata saya, tidak harus dia chinesse ataupun japanesse. Pribumi sekalipun malah.
Ok, satu kesamaan saya dengan pengagum jepang lainnya, ketertarikan ini sama-sama bermula dari ke-interestan saya pada drama-drama taiwan (kloter F4 cs),korea (Princess Hours, sassy girl chunyang, full house), bukan sebaliknya. Jujur,saya tak pernah sekalipun menyaksikan satupun dorama-dorama jepang. Saya sendiri tidak tahu,dari sekian ras asia timur, entah mengapa jepang yang saya pilih.apa karena saya menyukai teknologinya ?tidak juga,
yang pastinya,dan setelah saya temukan beberapa lama dari sejak saya menyatakan bahwa "i like Japan" adalah karena dari sekian yang ada, jepang memiliki kultur yang lebih kuat dibanding alinnya. Sama halnya dengan Perancis di Eropa.
Tiba-tiba saja, sembari menulis, saya jadi ingat hal ikhwal peertama kali saya mulain menyukainya. The Last Samurai, menjadi batu loncatan serta jembatan rasa kettertarikan dan keingintahuan saya. Satu tokoh, bukan tokoh utama malah, anak dari salah satu para ksatria samurai, "Takeda". Ya, saya suka melihatnya. Khas anak-anak jepang, dengan spirit jepang kunonya.
Ya,itulah sekelumit cerita saya. Jika anda memiliki minat yang sama dengan saya, suatu kesenangan jika anda mau berbagi informasi tentang negeri matahari terbit ini.Dan mimpi terbesar saya adalah,suatu saat saya pasti akan menginjakkan kaki disana !amen.
Kimono,kuil, festival hinamatsuri, kue mochi,koi nobori,sakura,menjadi segerintil dari sebagian besar, peradaban jepang yang saya sukai. Secara antropholgi manusianya pun, saya tipikal "pemuja" manusia bermata sipit.hahaha, entah kenpa, seperti yang saya katakan, ruas wajah dengan kesipitan bagi saya menjadi tipe plus dalam pendapat sya. Simplenya, orang bermata sipit selalu bernilai plus di mata saya, tidak harus dia chinesse ataupun japanesse. Pribumi sekalipun malah.
Ok, satu kesamaan saya dengan pengagum jepang lainnya, ketertarikan ini sama-sama bermula dari ke-interestan saya pada drama-drama taiwan (kloter F4 cs),korea (Princess Hours, sassy girl chunyang, full house), bukan sebaliknya. Jujur,saya tak pernah sekalipun menyaksikan satupun dorama-dorama jepang. Saya sendiri tidak tahu,dari sekian ras asia timur, entah mengapa jepang yang saya pilih.apa karena saya menyukai teknologinya ?tidak juga,
yang pastinya,dan setelah saya temukan beberapa lama dari sejak saya menyatakan bahwa "i like Japan" adalah karena dari sekian yang ada, jepang memiliki kultur yang lebih kuat dibanding alinnya. Sama halnya dengan Perancis di Eropa.
Tiba-tiba saja, sembari menulis, saya jadi ingat hal ikhwal peertama kali saya mulain menyukainya. The Last Samurai, menjadi batu loncatan serta jembatan rasa kettertarikan dan keingintahuan saya. Satu tokoh, bukan tokoh utama malah, anak dari salah satu para ksatria samurai, "Takeda". Ya, saya suka melihatnya. Khas anak-anak jepang, dengan spirit jepang kunonya.
Ya,itulah sekelumit cerita saya. Jika anda memiliki minat yang sama dengan saya, suatu kesenangan jika anda mau berbagi informasi tentang negeri matahari terbit ini.Dan mimpi terbesar saya adalah,suatu saat saya pasti akan menginjakkan kaki disana !amen.
Minggu, 19 April 2009
Will'be Back
Semuanya bermula kembali.Kebiasaan yang dulu akan ada bagusnya kalau tak ditinggalkan. Ya, hari ini saya memulai kembali lagi untuk melakukan ibadah shaum. Kelihatannya terdengar sedikit spiritualis.Tapi itu tidak lain, disamping karena meruapkan rangkaian mencari pahala, hal ini semata-mata saya lakukan, terkait manfaat medis setelah sekian lama (setelah bulan puasa usai), organ pencernaan tidak diistirahatkan untuk beberapa saat. Alhasil pola makan saya sedikit kacau, tanpa uji kualifikasi terlebih dahulu ataupun sekedar pertimbangan apakah makanan ini telah melewati batas kuota dari yang tubuh saya perlukan.
Sedikit bercerita, pada saat masih menginjak remaja, saat itu memang kadar religiusitas sedikit menaik, ibadah shaum menjadi alternatif prioritas dari sekian ibadah sunnah lainnya. Meskipun, ibu saya jarang sekali berbesar hati membiarkan saya meninggalkan begitu saja jam-jam makan saya diluar bulan ramadahan. Wajar, karena beliau tahu kalau daya tahan tubuh saya tidaklah sebagus kedua kakak saya yang lainnya. Saya gampang sakit.Dan itu kemungkinan besar akan sembuhnya setelah saya memasukkan makanan sebanyaknya ke dalam perut saya. Dan inilah yang sedikit menjadi tantangan buat saya untuk kembali menjalani "ritual" ini.
Puasa, disamping sehat bagi fisik raga manusia, efek mentalitasnya pun dapat kita rasakan. Ketika berpuasa,saya merasakan apa yang namanya harmoni antara pikiran, tubuh da kejiwaan saya. Dengan sendirinya saya sedikit mampu mengontrol emosi. Mungkin, sederhananya, karena dengan berpuasa, saya jadi bisa menahan apa yang biasa saya namakan "lapar mata". Saya mampu menahan diri untuk tak menghabiskan uang hanya untuk membeli makana, bahkan untuk varian laparmata laparmata lainpun dapat teratasi. Lapar mata untuk berbelanja salah satunya. Mengingat saya sedang puasa, sangat tidak ingin sekali jika saya pergi keluar, berjalan-jalan di sebuah mall, pasar, tanpa minum sedikitpun. dan inilah yang akhirnya membuat saya mengurungkan niat saya untuk pegi berbelanja, mengingat keterbatasan stamina saya.
Sedikit bercerita, pada saat masih menginjak remaja, saat itu memang kadar religiusitas sedikit menaik, ibadah shaum menjadi alternatif prioritas dari sekian ibadah sunnah lainnya. Meskipun, ibu saya jarang sekali berbesar hati membiarkan saya meninggalkan begitu saja jam-jam makan saya diluar bulan ramadahan. Wajar, karena beliau tahu kalau daya tahan tubuh saya tidaklah sebagus kedua kakak saya yang lainnya. Saya gampang sakit.Dan itu kemungkinan besar akan sembuhnya setelah saya memasukkan makanan sebanyaknya ke dalam perut saya. Dan inilah yang sedikit menjadi tantangan buat saya untuk kembali menjalani "ritual" ini.
Puasa, disamping sehat bagi fisik raga manusia, efek mentalitasnya pun dapat kita rasakan. Ketika berpuasa,saya merasakan apa yang namanya harmoni antara pikiran, tubuh da kejiwaan saya. Dengan sendirinya saya sedikit mampu mengontrol emosi. Mungkin, sederhananya, karena dengan berpuasa, saya jadi bisa menahan apa yang biasa saya namakan "lapar mata". Saya mampu menahan diri untuk tak menghabiskan uang hanya untuk membeli makana, bahkan untuk varian laparmata laparmata lainpun dapat teratasi. Lapar mata untuk berbelanja salah satunya. Mengingat saya sedang puasa, sangat tidak ingin sekali jika saya pergi keluar, berjalan-jalan di sebuah mall, pasar, tanpa minum sedikitpun. dan inilah yang akhirnya membuat saya mengurungkan niat saya untuk pegi berbelanja, mengingat keterbatasan stamina saya.
sisi lainku
Terlalu banyak pertanggung jawaban yang mesti saya tunaikan. Simple saja, menjadi jawaban ketika beberapa orang menayakan perihal status keberadaan saya.Banyak yang tetap keukeuh dengan asumsi bahwa saya masih betah dengan status independent woman, namun tak sedikit juga dengan berbagai pendapat mengatakan bahwa sesuatu coba saya tutupi dari opini publik,dan itu menyangkut keberadaan "seseorang". Yah, setiap orang bebas saja berpendapat, dan saya, begitu sebaliknya,bebas juga untuk memberi sedikit tanggapan, atau lebih tepatnya mengklarifikasi. Mungkin kedengarannya tidak begitu penting, tapi hal ini menjadi penting saat kredibilitas saya diragukan dengan pertimbangan bahwa, saya disinyalir terlalu sibuk dengan urusan pribadi yang bagi mereka ikut andil dengan keseringtidakhadiran say dalam beberapa event-event penting.
Ok,sedikit memflashback, karena saya tak tahu harus mulai dari mana.
Sangat wajar jika, beberapa bulan terakhir ini, muncul omomgan miring, dari beberapa pihak di sekitar saya, terkait dengan ketidakhadiran ekstra saya ditengah-tengah mereka. Dan dari kabar yang sampai di telinga saya, hampir sebagian besar berasumsi bahwa saya terlalu sibuk dengan dunia "ketidak-sendirian" saya itu.
Well, tidak sepenuhnya benar ataupun salah. Interaksi saya memang jelas menuntut saya untuk tidak bekerja sendiri. Dan ini, sangat wajar, mengingat teman-teman saya tidak hanya stagnan pada satu komunitas saja, maka mobilitas saya pun mau tidak mau lebih ekstra dibandingkan orang dengan satu dua lingkup interaksi saja (baca:kos-kampus).Tapi, ketidaksendirian ini, bukan berarti benar dengan asumsi-asumsi bahwa saya "memang tidak sendiri" versi pihak-pihak tsb. Toh, logikanya kalaupun saya ternyata memang benar fun dengan dunia yang kalian maksud, apakah wajar jika setiap melangkahkan kaki keluar, penampilan saya jauh dari kesan "banyak persiapan" (rata-rata teman saya sangat easy going dalam hal penampilan,selama itu sopan dan istilahnya menutup "aurat"),yang notabene biasanya indikasi ini muncul pada orang-orang yang sedang dinaungi "malikat kecil bersayap bersama harpa" ??
Silahkan check di wall kamar, facebook, ataupun blog ini,ada photo "seseorang" yang dirasa tidak memiliki garis wajah serupa dengan saya dan itu muncul bersama saya ?
Atau, adakah satu nama yang saya sebut lugas di tiap-tiap posting tertentu ayang menurut anda mencurigakan ?
Ya, itu sedikit argumen logika kecil saya.
Toh, kalaupun anda adalah tipikal skeptis dan menganggap saya terlalu klise untuk sekedar menutupi realita yang sebenarnya ada dengan logika-logika tak kuat menurut anda, saya pun tak akan lantas "meng-iya-kan" atas semua yang selama ini dibenarkan individual dan sepihak oleh (lagi-lagi), pihak tertentu.
Saya hanyalah saya, just i am. Bukan sosok spesial yang mesti anda ikuti gerak-gerik pergerakan, bahkan melebihi garis "demarkasi" hidup saya, yang takkan saya bagi begitu saja,kecuali dengan keluarga dan tentunya, TUHAN !.
Saya pun berhak untuk sekedar mengatakan bahwa, kalaupun toh nanti saya berkomitmen pada seseorang, dan tak lama berselang dari ketika anda membaca tulisan ini, itu takkan menjadi hal, dan hal tersebut sudah saya pastikan bahwa tanggung jawab-tanggung jawab yang ada pada saya, telah tertunaikan. Dalam artian bahwa saya benar-benar telah siap untuk berbagi ruag privacy kepada seseorang yang baru,diluar keluarga saya sendiri.
Dan ini hanyalah idealisme saya sebagai manusia yang notabene tiap orang bebas untuk mengklarifikasi dan mengkritisi setiap perubahan-perubahan alam yang terjadi di sekeliling kita, dan menunjukkan bahwa kita benar-benar hidup. bereaksi dengan sekitar.
Jadi, silahkan anda berasumsi dengan fakta-fakta yang ada punya. Dan saya pun bebas saja memaparkan apa saja yang bagi saya "bukan ini yang sebenarnya terjadi".
anda mau terima atau tidak, saya hargai menjadi hak esensial anda.
Bahwa, ketika telah memutuskan untuk berkomitmen, saya tidak ingin melalaikan "tanggung jawab" saya pada diri saya, keluarga, dan sekali lagi, pastinya, TUHAN !
Ok,sedikit memflashback, karena saya tak tahu harus mulai dari mana.
Sangat wajar jika, beberapa bulan terakhir ini, muncul omomgan miring, dari beberapa pihak di sekitar saya, terkait dengan ketidakhadiran ekstra saya ditengah-tengah mereka. Dan dari kabar yang sampai di telinga saya, hampir sebagian besar berasumsi bahwa saya terlalu sibuk dengan dunia "ketidak-sendirian" saya itu.
Well, tidak sepenuhnya benar ataupun salah. Interaksi saya memang jelas menuntut saya untuk tidak bekerja sendiri. Dan ini, sangat wajar, mengingat teman-teman saya tidak hanya stagnan pada satu komunitas saja, maka mobilitas saya pun mau tidak mau lebih ekstra dibandingkan orang dengan satu dua lingkup interaksi saja (baca:kos-kampus).Tapi, ketidaksendirian ini, bukan berarti benar dengan asumsi-asumsi bahwa saya "memang tidak sendiri" versi pihak-pihak tsb. Toh, logikanya kalaupun saya ternyata memang benar fun dengan dunia yang kalian maksud, apakah wajar jika setiap melangkahkan kaki keluar, penampilan saya jauh dari kesan "banyak persiapan" (rata-rata teman saya sangat easy going dalam hal penampilan,selama itu sopan dan istilahnya menutup "aurat"),yang notabene biasanya indikasi ini muncul pada orang-orang yang sedang dinaungi "malikat kecil bersayap bersama harpa" ??
Silahkan check di wall kamar, facebook, ataupun blog ini,ada photo "seseorang" yang dirasa tidak memiliki garis wajah serupa dengan saya dan itu muncul bersama saya ?
Atau, adakah satu nama yang saya sebut lugas di tiap-tiap posting tertentu ayang menurut anda mencurigakan ?
Ya, itu sedikit argumen logika kecil saya.
Toh, kalaupun anda adalah tipikal skeptis dan menganggap saya terlalu klise untuk sekedar menutupi realita yang sebenarnya ada dengan logika-logika tak kuat menurut anda, saya pun tak akan lantas "meng-iya-kan" atas semua yang selama ini dibenarkan individual dan sepihak oleh (lagi-lagi), pihak tertentu.
Saya hanyalah saya, just i am. Bukan sosok spesial yang mesti anda ikuti gerak-gerik pergerakan, bahkan melebihi garis "demarkasi" hidup saya, yang takkan saya bagi begitu saja,kecuali dengan keluarga dan tentunya, TUHAN !.
Saya pun berhak untuk sekedar mengatakan bahwa, kalaupun toh nanti saya berkomitmen pada seseorang, dan tak lama berselang dari ketika anda membaca tulisan ini, itu takkan menjadi hal, dan hal tersebut sudah saya pastikan bahwa tanggung jawab-tanggung jawab yang ada pada saya, telah tertunaikan. Dalam artian bahwa saya benar-benar telah siap untuk berbagi ruag privacy kepada seseorang yang baru,diluar keluarga saya sendiri.
Dan ini hanyalah idealisme saya sebagai manusia yang notabene tiap orang bebas untuk mengklarifikasi dan mengkritisi setiap perubahan-perubahan alam yang terjadi di sekeliling kita, dan menunjukkan bahwa kita benar-benar hidup. bereaksi dengan sekitar.
Jadi, silahkan anda berasumsi dengan fakta-fakta yang ada punya. Dan saya pun bebas saja memaparkan apa saja yang bagi saya "bukan ini yang sebenarnya terjadi".
anda mau terima atau tidak, saya hargai menjadi hak esensial anda.
Bahwa, ketika telah memutuskan untuk berkomitmen, saya tidak ingin melalaikan "tanggung jawab" saya pada diri saya, keluarga, dan sekali lagi, pastinya, TUHAN !
Chocholate in Me
saya benci cokelat.
Ya, sebatang atau istilahnya mungkin se-bar cokelat. Aneh, ketika orang lain (dalam hal ini permpuan), sangat tergila-gila pada makanan yang berasa dasar manis, saya justru tidak. Mungkin, kata-katanya bukan benci, tapi lebih kepada tidak suka. Ada beberapa pertimbangan, disamping karena, bagi saya makanan ini dapat membuat tubuh saya gampang melar, hal lain adalah, karena, ketika sepotong ukuran medium sebuah cokelat saya lahap, rasa sakit kepala bagian belakang (tepat di arah punguk), alis, langsung berkontraksi. Urat-urat menegang.Timbul pertanyaan, benarkah saya phobia cokelat ?? Sebuah jawaban,meminjam istilah "medis" ala ibu saya, begitu saya tanyakan perihal ini, spontan ibu menjawab "kemungkinan kolesteralmu tinggi", itu istilah ibu saya, yang literatur kesehatan untuk penyakit-penyakit 40tahunan-ke atas, saya patut acungi jempol.
Saya pun sempat berpikir,bisa jadi. Hal ini tidak dirasakan oleh kakak saya, yang meskipun memiliki ukuran tubuh sama seperti saya,apalagi dengan kakak laki-laki, yang lebih "gila" lagi dengan cokelat.
Mencoba flashback beberapa tahun yang lalu, saat saya masih berada di rumah, pernah waktu itu abang (sebutan untuk kakak laki-laki dalam bahasa daerahku), pulang-pulang membelikan satu buah (satuan versi saya) cokelat untuk merk lumayan familiar, dan abangpun membaginya menjadi dua. Versi abang saya, dia membuatnya menjadi lunak, dimasukkan ke dalam gelas, dihacurkan dengan cara ditumbuk-tumbuk, setelah terlebih dahulu dipotong kecil-kecil dengan sendok, dan selanjutnya dicampurkannya bersama air es, sehingga alhasil jadilah es cokelat mete versi abangku. Sementara saya ? entah karena memang tidak ingin sedikit lebih rumit, atau malah tidak kreatif, sayapun mencoba dengan metode klasik.Membelahnya menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, untuk selanjutnya saya masukkan begitu saja ke dalam mulut.
Apa yang terjadi ? Baru saja menghabiskan satu potong kecil saja, saya langsung memberhentikan kegiatan makan cokelat tersebut, untuk selanjutnya saya serahkan saja pada abang saya yang saya lihat telah menghabiskan semua cokelatnya. Tentu saja hal ini tidak mungkin abang tolak, tapi sebelumnya lantas menanyakan alasan tindakan saya tersebut. Dengan maksud tanpa mengurangi rasa terimakasih saya atas pemberian cokelat tersebut, saya katakan, bahwa saya hanya ingin kacang mete-nya saja. Dan seperti yang saya jelaskan di awasl, sayapun mengalami implikasi "akut" atas reaksi tubuh saya terhadap cokelat.
Well, sejak itu (dan rangkaian selanjutnya), saya tidak pernah bertahan lebih dari satu atau dua potong kecil cokelat. Karean, tanpa sempat dan belum menemukan jawabannya, harus saya katakan, saya tidak suka cokelat, apapun merk, nominal value, ataupun kualitasnya.
benarkah saya memiliki kadar kolesterol yang "lumayan", sekalipun dalam usia semuda ini, seperti halnya yang ibu saya katakan pada saya tempo waktu dulu ??
ya, saya pun akan mencari tahu itu, meskipun, jujur, saya sedikit tersugesti dengan asumsi itu,
Ya, sebatang atau istilahnya mungkin se-bar cokelat. Aneh, ketika orang lain (dalam hal ini permpuan), sangat tergila-gila pada makanan yang berasa dasar manis, saya justru tidak. Mungkin, kata-katanya bukan benci, tapi lebih kepada tidak suka. Ada beberapa pertimbangan, disamping karena, bagi saya makanan ini dapat membuat tubuh saya gampang melar, hal lain adalah, karena, ketika sepotong ukuran medium sebuah cokelat saya lahap, rasa sakit kepala bagian belakang (tepat di arah punguk), alis, langsung berkontraksi. Urat-urat menegang.Timbul pertanyaan, benarkah saya phobia cokelat ?? Sebuah jawaban,meminjam istilah "medis" ala ibu saya, begitu saya tanyakan perihal ini, spontan ibu menjawab "kemungkinan kolesteralmu tinggi", itu istilah ibu saya, yang literatur kesehatan untuk penyakit-penyakit 40tahunan-ke atas, saya patut acungi jempol.
Saya pun sempat berpikir,bisa jadi. Hal ini tidak dirasakan oleh kakak saya, yang meskipun memiliki ukuran tubuh sama seperti saya,apalagi dengan kakak laki-laki, yang lebih "gila" lagi dengan cokelat.
Mencoba flashback beberapa tahun yang lalu, saat saya masih berada di rumah, pernah waktu itu abang (sebutan untuk kakak laki-laki dalam bahasa daerahku), pulang-pulang membelikan satu buah (satuan versi saya) cokelat untuk merk lumayan familiar, dan abangpun membaginya menjadi dua. Versi abang saya, dia membuatnya menjadi lunak, dimasukkan ke dalam gelas, dihacurkan dengan cara ditumbuk-tumbuk, setelah terlebih dahulu dipotong kecil-kecil dengan sendok, dan selanjutnya dicampurkannya bersama air es, sehingga alhasil jadilah es cokelat mete versi abangku. Sementara saya ? entah karena memang tidak ingin sedikit lebih rumit, atau malah tidak kreatif, sayapun mencoba dengan metode klasik.Membelahnya menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, untuk selanjutnya saya masukkan begitu saja ke dalam mulut.
Apa yang terjadi ? Baru saja menghabiskan satu potong kecil saja, saya langsung memberhentikan kegiatan makan cokelat tersebut, untuk selanjutnya saya serahkan saja pada abang saya yang saya lihat telah menghabiskan semua cokelatnya. Tentu saja hal ini tidak mungkin abang tolak, tapi sebelumnya lantas menanyakan alasan tindakan saya tersebut. Dengan maksud tanpa mengurangi rasa terimakasih saya atas pemberian cokelat tersebut, saya katakan, bahwa saya hanya ingin kacang mete-nya saja. Dan seperti yang saya jelaskan di awasl, sayapun mengalami implikasi "akut" atas reaksi tubuh saya terhadap cokelat.
Well, sejak itu (dan rangkaian selanjutnya), saya tidak pernah bertahan lebih dari satu atau dua potong kecil cokelat. Karean, tanpa sempat dan belum menemukan jawabannya, harus saya katakan, saya tidak suka cokelat, apapun merk, nominal value, ataupun kualitasnya.
benarkah saya memiliki kadar kolesterol yang "lumayan", sekalipun dalam usia semuda ini, seperti halnya yang ibu saya katakan pada saya tempo waktu dulu ??
ya, saya pun akan mencari tahu itu, meskipun, jujur, saya sedikit tersugesti dengan asumsi itu,
Ketika Saya Bertanya...
saya selalu merasa takut dengan apa yang saya kerjakan, lebih tepatnya "malu", "minderan", atau apapun itu. Apalagi jika menyangkut dengan semua hal yang berhubungan dengan ketemu orang baru, serasa benar-benar diri tidak memiliki sedikit keberanian, keterbatasan-keterbatasan yang nantinya akan mendudukkan posisi saya pada posisi stagnan yang menunjukkan bahwa "saya bukan siapa-siapa". Tidak tahun, sejak kapan pastinya saya mengalami penyakit kejiwaan ini, saya benar-benar phobia berada pada situasi, dimana orang lain adalah momok, "batu rintangan" yang ingin saya lenyapkan sepanjang hari, dan keesokannya berharap ini semua hanya mimpi, dan saya tak pernah mengalaminya.
Jika berbicara mengenai karakter dasar saya, jelas semuanya menjadi sebuah jawaban. Bahwa,keintrovertan saya sangat disuplai oleh karakter asli bawaasn saya, yang sedari saya sudah berannjak remaja, yang lebih menyenangi berkutat dengan dunia-dunia "kesendirian" saya. Saya lebih senang, berjam-jam menghabiskan satu buku bacaan ketimbang pergi keluar, menemui teman permainan saya, sekedar duduk dan bersama-sama membahas hal-hal lucu apa saja yang seharian ini terjadi di sekolahan, sembari menghabiskan sore, menanti senja tiba.Ataupun, di kasus lain, saya betah menekuri tontotan acara reality show atau drama korea sore (selepas mengerjakan rutinitas wajib saya, mencuci piring), ketimbang ikut keluar bersama ibu saya ke rumah tetangga sebelah (yang kebetulan, karena rumah saya adalah kompleks pemukiman, notabene jarak antara rumah saling berdekatan, dan ini sangat memungkinkan sekali terjadinya interasksi yang lebih intents), sekedar ngobrol, ataupun menyaksikan keramaian jalan yang ramai lalu lalang oleh anak-anak komplek bermain. Well, semua itu seolah jadi gambaran, bagaimana kesendirian saya benar-benar saya nikmati, tanpa mencoba memasuki orang lain, untuk sekedar tahu bagaimana dunia saya yang sebenarnya.
Namun beranjak dewasa, seumuran ini, saya mulai menyadari, ternyata tak selamanya "kesendirian" itu harus saya pertahankan. Mengingat bahwa saya hidup di lingkungan yang benar-benar menuntut kita untuk lebih "show Up" istilahnya kepada dunia luar, serta lingkungan dimana "ke-PROaktifan" saya dalam berkomunikasi, sangat berperan penting dalam keberlanjutan seorang "saya", terutama untuk jangka panjangnya, terhadap masa depan saya. Dunia planner, dalam impian saya, ingin menjadi (insyaallah), menjadi seorang konsultan pembangunan, dirasakan mau tidak mau, harus membuat saya berpikir dua kali, bahkan lebih, apakah saya harus menmpertahankan "habit" ini, dan lantas sedikit tidak mengacuhkan, bahwa saya harus "berubah".
LINTAS KARAKTER, itu yang kerap saya temukan pada tiap pola pikir orang disekeliling saya,ketiak saya ajak untuk sedikit mau bertukar pikiran tentang penyakit akut ini.
Apakah dan seperti apakah lintas karakter itu ? Apakah saya mesti merubah diri seorang saya aslinya, lantas menjadi sosok baru, yang saya rasa teramat asing sekali. Bahkan untuk sekedar menanyakan "benarkah ini saya?"
Hidup memang terkadang terlalu sederhana untuk dimaknai dalm satu arah. Ada saat dimana saya benar-benar tak ingin menjadi siapapaun, just i am,tapi disisi lain terkadang, saya pun merasakan betapa sangat tidak enaknya menghadapi situasi dimana saya benar-beanr layaknya "sapi ompong", yang tak tahu harus berkata, atau menjawab apa, ketika seseorang yang sangat asing tiba-tiba saja menampakkan diri dalam satu hari dari sekian ribu waktu hidup saya.
Hidup terkadang menuntut saya harus menunggu, untuk menemukan jawaban itu.
Terimakasih untuk keluargaku yang tak pernah lelah menemaniku dalam penantian itu...
Jika berbicara mengenai karakter dasar saya, jelas semuanya menjadi sebuah jawaban. Bahwa,keintrovertan saya sangat disuplai oleh karakter asli bawaasn saya, yang sedari saya sudah berannjak remaja, yang lebih menyenangi berkutat dengan dunia-dunia "kesendirian" saya. Saya lebih senang, berjam-jam menghabiskan satu buku bacaan ketimbang pergi keluar, menemui teman permainan saya, sekedar duduk dan bersama-sama membahas hal-hal lucu apa saja yang seharian ini terjadi di sekolahan, sembari menghabiskan sore, menanti senja tiba.Ataupun, di kasus lain, saya betah menekuri tontotan acara reality show atau drama korea sore (selepas mengerjakan rutinitas wajib saya, mencuci piring), ketimbang ikut keluar bersama ibu saya ke rumah tetangga sebelah (yang kebetulan, karena rumah saya adalah kompleks pemukiman, notabene jarak antara rumah saling berdekatan, dan ini sangat memungkinkan sekali terjadinya interasksi yang lebih intents), sekedar ngobrol, ataupun menyaksikan keramaian jalan yang ramai lalu lalang oleh anak-anak komplek bermain. Well, semua itu seolah jadi gambaran, bagaimana kesendirian saya benar-benar saya nikmati, tanpa mencoba memasuki orang lain, untuk sekedar tahu bagaimana dunia saya yang sebenarnya.
Namun beranjak dewasa, seumuran ini, saya mulai menyadari, ternyata tak selamanya "kesendirian" itu harus saya pertahankan. Mengingat bahwa saya hidup di lingkungan yang benar-benar menuntut kita untuk lebih "show Up" istilahnya kepada dunia luar, serta lingkungan dimana "ke-PROaktifan" saya dalam berkomunikasi, sangat berperan penting dalam keberlanjutan seorang "saya", terutama untuk jangka panjangnya, terhadap masa depan saya. Dunia planner, dalam impian saya, ingin menjadi (insyaallah), menjadi seorang konsultan pembangunan, dirasakan mau tidak mau, harus membuat saya berpikir dua kali, bahkan lebih, apakah saya harus menmpertahankan "habit" ini, dan lantas sedikit tidak mengacuhkan, bahwa saya harus "berubah".
LINTAS KARAKTER, itu yang kerap saya temukan pada tiap pola pikir orang disekeliling saya,ketiak saya ajak untuk sedikit mau bertukar pikiran tentang penyakit akut ini.
Apakah dan seperti apakah lintas karakter itu ? Apakah saya mesti merubah diri seorang saya aslinya, lantas menjadi sosok baru, yang saya rasa teramat asing sekali. Bahkan untuk sekedar menanyakan "benarkah ini saya?"
Hidup memang terkadang terlalu sederhana untuk dimaknai dalm satu arah. Ada saat dimana saya benar-benar tak ingin menjadi siapapaun, just i am,tapi disisi lain terkadang, saya pun merasakan betapa sangat tidak enaknya menghadapi situasi dimana saya benar-beanr layaknya "sapi ompong", yang tak tahu harus berkata, atau menjawab apa, ketika seseorang yang sangat asing tiba-tiba saja menampakkan diri dalam satu hari dari sekian ribu waktu hidup saya.
Hidup terkadang menuntut saya harus menunggu, untuk menemukan jawaban itu.
Terimakasih untuk keluargaku yang tak pernah lelah menemaniku dalam penantian itu...
Sabtu, 18 April 2009
44 % before it's over...
puhf, hari yang menyenangkan, jadi momentum wat berubah. Well, kebayang gak sih, kalau everythins gonna be okay. Tergantung kitanya mau atau gak wat berubah, n pastinya merubah diri ke arah-arah yang lebih baik.
Ok, udah lama neh gw gak ngunjungin nih blog, stelah sekian lama juga gw cuma numpang masuk, ngecek postingan, ngedit2 gadget, well...mulai malam ini, gw bakal lebih rajin wat nulis n posting, coz why ?? karena, laptop gw udah balik !!! hehehe,okay okay okay, i mean, meskipun yang nemenin gw bukan yang kemaren (si bersejarah ku, yang akhirnya "gugur" juga dalam medan perang dunia ketik mengetikku), so kali ini gw bakal ditemanin ma temen gw yang lain, yang lebih bakal bikin gw happy, n pastinya semangat wat nulis.
So, welcome to dunia narsis gw, aku punya blog !!!
Ok, udah lama neh gw gak ngunjungin nih blog, stelah sekian lama juga gw cuma numpang masuk, ngecek postingan, ngedit2 gadget, well...mulai malam ini, gw bakal lebih rajin wat nulis n posting, coz why ?? karena, laptop gw udah balik !!! hehehe,okay okay okay, i mean, meskipun yang nemenin gw bukan yang kemaren (si bersejarah ku, yang akhirnya "gugur" juga dalam medan perang dunia ketik mengetikku), so kali ini gw bakal ditemanin ma temen gw yang lain, yang lebih bakal bikin gw happy, n pastinya semangat wat nulis.
So, welcome to dunia narsis gw, aku punya blog !!!
Kamis, 09 April 2009
yahhhhh....
allowww...
uadah berapa hari ini gak gunjungin blo. Klupun liat, palingan cuma ngedit2 gak jelas, play 'afgan', just that. Coz, kalau mau posting yang baru, huhuhu...lagi gak mood, kalau OL nya di warnet (hehheh). Bukan karena apa, tuts keyboardnya itu lho, gak banget de wat nulis. Yanga ada malah mandek,semua yang lagi n pengen dipikirin.
Laptopku lagi trouble, gak tahu kenapa, tiba-tiba gak bisa dihidupin, jeglek mulu...hIKZ.tAPI hari ini dah mau diperbaikin, so...semangat !. Pengen cepat2 online di di kamar,
Well, tetap semangat yak !
(NOTE: lAGI DEMEN BANGET DENGERIN GITA GUTA, YANG OST ONE OF LASKAR PELANGI NEH. bIKIN HIDUP WAT NGEJAR MIMPI2 )
uadah berapa hari ini gak gunjungin blo. Klupun liat, palingan cuma ngedit2 gak jelas, play 'afgan', just that. Coz, kalau mau posting yang baru, huhuhu...lagi gak mood, kalau OL nya di warnet (hehheh). Bukan karena apa, tuts keyboardnya itu lho, gak banget de wat nulis. Yanga ada malah mandek,semua yang lagi n pengen dipikirin.
Laptopku lagi trouble, gak tahu kenapa, tiba-tiba gak bisa dihidupin, jeglek mulu...hIKZ.tAPI hari ini dah mau diperbaikin, so...semangat !. Pengen cepat2 online di di kamar,
Well, tetap semangat yak !
(NOTE: lAGI DEMEN BANGET DENGERIN GITA GUTA, YANG OST ONE OF LASKAR PELANGI NEH. bIKIN HIDUP WAT NGEJAR MIMPI2 )
Minggu, 05 April 2009
Me(Nice)Mellow
Hwaa...semangat2 !!!
Well, senin datang !!! Puhf, akhirnya, liburan pun usai. Well, iya juga c kalau gak beraktivitas, i mean gak ngapa2in itu bikin boring (halah, apa udah kebiasa jadi sibuker yak ?? hehehe). Tapi ada sedikit trouble neh, hikz hikz, hardisk eksternal ku belum kebaca-baca juga neh. Padahal udah gak sabaran pengen liat yang udah di transfer ma temenq. Pa lagi mo liat foto-foto acara kita kemaren. Hwaa !!! Pengen ngamuk d !!!
Oiya, pas sabtu malam kemaren, kita2 dari klub baca "booklicious", ngadain pertemuan lagi. Huhuhu, setelah lumayan agak sedikit lama gw vakum, well pertemuan pas malam itu emang bener2 seru. Hiks jadi nyesel juga, kenapa kemaren2nya gw gak nyempetin waktu wat datang. Nah pertemuan kali ini,kita gak bahas2 or bedah sebuah buku yang lagi release or bestseller, tapi mbak citra, salah satu EO di booklicious, bikin semacam tes psikologi., mengenal karakter masing2. Simple c, tapi asli, kerasa banget kalau selama ini top point yang selama ini kita lupain adalah, kita gak pernah mengenal dengan benar diri kita masing2 (thats way jadi alasan,kita sering gak bisa mahamin orang lain).
Well, dari hasil tes itu, ternyata karakter seorang seeta adalh : Melankolis.
Asli, dari awal gw udah nyagka (istilah yang biasa gw sebut :Mellow-Dramatic). Emang bener banget tuh penjelasannya.
Beberapa point yang dapet gw tangkep dan masih gw inget adalah orang melankolis itu punya kecenderungan :
1. Pemikir Banget
Hehe, emang iya c. MAkanya kalau lg diem, gw sering dsangka lg bad mood (padahal itu tuh gw lagi mikir sesuatu)
2. Introvert
yuz, setuju banget !. Gw lebih menyukai dunia sendiri gw ketimbang berada di tempat keramaian, of course kalau gw lagi punya masalah.I can find the truly i am !
3. Loving Artistic !
Banget,nget,nget. Semua yang ada hubungannya dengan seni, i luv it !.Gw suka teater, gw suka music, gw demen banget nulis, dan gw suka gambar !. Pa lagi kalau liat pertunjukan seni, hm...gak bakal nolak tuh.
4. Stay Alert !
Yoi, minusnya, coz tipe melankolis itu adalah tipe paling pemikir, so apapun yang bakal di putuskan, atau ambil, or jalankan, pasti bikin dia jadi pribadi yang cenderung hati-hati, malah kalau udah overloaded, bisa terkesan Parno'an !.
5. Punya Ingatan kuat
Hm...emang iya ??
Hehehe, iyak c. Makanya setaip detail apapun yang orang laen omongin ke gw, gak tahu kenapa gw bisa ingat mpe kapanpu, meskipun orang yang malah ngomong itu belum tentu masih ingat.hehehe,
6. Genius ??
Oh ya ?? Can u answer it all of my frenz ?? ^_^
7. Best Planner
Yeah...nih setuju banget !!!. Pa lagi cocok ma bidang akademis n kerja gw nanti. Yuhhuuu...
8.Penghitung yang cermat
mm...kalau ini, bisa ya bisa gak. Di satu sisi gw seneng ngitung n pegang duit (of corse), tapi kalau udah addicted n kalap banget belanja, whuuuu...bnih pakem bakal gak berlaku d.he...
So, kurang lebih kayak gitu, ada yang punya karakter yang sama denganku ??
Lets we share !
Well, senin datang !!! Puhf, akhirnya, liburan pun usai. Well, iya juga c kalau gak beraktivitas, i mean gak ngapa2in itu bikin boring (halah, apa udah kebiasa jadi sibuker yak ?? hehehe). Tapi ada sedikit trouble neh, hikz hikz, hardisk eksternal ku belum kebaca-baca juga neh. Padahal udah gak sabaran pengen liat yang udah di transfer ma temenq. Pa lagi mo liat foto-foto acara kita kemaren. Hwaa !!! Pengen ngamuk d !!!
Oiya, pas sabtu malam kemaren, kita2 dari klub baca "booklicious", ngadain pertemuan lagi. Huhuhu, setelah lumayan agak sedikit lama gw vakum, well pertemuan pas malam itu emang bener2 seru. Hiks jadi nyesel juga, kenapa kemaren2nya gw gak nyempetin waktu wat datang. Nah pertemuan kali ini,kita gak bahas2 or bedah sebuah buku yang lagi release or bestseller, tapi mbak citra, salah satu EO di booklicious, bikin semacam tes psikologi., mengenal karakter masing2. Simple c, tapi asli, kerasa banget kalau selama ini top point yang selama ini kita lupain adalah, kita gak pernah mengenal dengan benar diri kita masing2 (thats way jadi alasan,kita sering gak bisa mahamin orang lain).
Well, dari hasil tes itu, ternyata karakter seorang seeta adalh : Melankolis.
Asli, dari awal gw udah nyagka (istilah yang biasa gw sebut :Mellow-Dramatic). Emang bener banget tuh penjelasannya.
Beberapa point yang dapet gw tangkep dan masih gw inget adalah orang melankolis itu punya kecenderungan :
1. Pemikir Banget
Hehe, emang iya c. MAkanya kalau lg diem, gw sering dsangka lg bad mood (padahal itu tuh gw lagi mikir sesuatu)
2. Introvert
yuz, setuju banget !. Gw lebih menyukai dunia sendiri gw ketimbang berada di tempat keramaian, of course kalau gw lagi punya masalah.I can find the truly i am !
3. Loving Artistic !
Banget,nget,nget. Semua yang ada hubungannya dengan seni, i luv it !.Gw suka teater, gw suka music, gw demen banget nulis, dan gw suka gambar !. Pa lagi kalau liat pertunjukan seni, hm...gak bakal nolak tuh.
4. Stay Alert !
Yoi, minusnya, coz tipe melankolis itu adalah tipe paling pemikir, so apapun yang bakal di putuskan, atau ambil, or jalankan, pasti bikin dia jadi pribadi yang cenderung hati-hati, malah kalau udah overloaded, bisa terkesan Parno'an !.
5. Punya Ingatan kuat
Hm...emang iya ??
Hehehe, iyak c. Makanya setaip detail apapun yang orang laen omongin ke gw, gak tahu kenapa gw bisa ingat mpe kapanpu, meskipun orang yang malah ngomong itu belum tentu masih ingat.hehehe,
6. Genius ??
Oh ya ?? Can u answer it all of my frenz ?? ^_^
7. Best Planner
Yeah...nih setuju banget !!!. Pa lagi cocok ma bidang akademis n kerja gw nanti. Yuhhuuu...
8.Penghitung yang cermat
mm...kalau ini, bisa ya bisa gak. Di satu sisi gw seneng ngitung n pegang duit (of corse), tapi kalau udah addicted n kalap banget belanja, whuuuu...bnih pakem bakal gak berlaku d.he...
So, kurang lebih kayak gitu, ada yang punya karakter yang sama denganku ??
Lets we share !
Sabtu, 04 April 2009
Confession 1:10
gak kerasa, udah hampir setahun kita sama-sama, lin..
gak ada yang kurang, atau lebih, semua terasa pas takarannya. Entah apa karena memang sedari awal, kita tak pernah menakar-nakar kalau semua ini akan sejauh ini. Satu tahun, emang bukan waktu yang singkat. Tapi kita juga gak harus membuatnya terasa lama, karena tak ada yang kita lakukan, selain mencoba untuk meyakinkan pribadi masing-masing bahwa kita akan lebih baik jika tak hidup sendiri-sendiri.
Tapi, hari ini, kita menemukannya juga pada akhirnya. Bahwa memang, perkiraan awal kita memang benar adanya. Kita tak akan lebih baik jika hidup dengan sebuah komitmen yang lantas membuat kita terlalu possesif serta naif untuk sekedar membuat perasaan ini akan melambung tinggi. Karena jelas kita berbeda.
Satu hal yang tersadari, bahwa kita tak selamanya harus memaksa diri untuk saling mengerti,lin...
Untuk "Lintang"ku,
My Unending happening life story
"It's over now..."
gak ada yang kurang, atau lebih, semua terasa pas takarannya. Entah apa karena memang sedari awal, kita tak pernah menakar-nakar kalau semua ini akan sejauh ini. Satu tahun, emang bukan waktu yang singkat. Tapi kita juga gak harus membuatnya terasa lama, karena tak ada yang kita lakukan, selain mencoba untuk meyakinkan pribadi masing-masing bahwa kita akan lebih baik jika tak hidup sendiri-sendiri.
Tapi, hari ini, kita menemukannya juga pada akhirnya. Bahwa memang, perkiraan awal kita memang benar adanya. Kita tak akan lebih baik jika hidup dengan sebuah komitmen yang lantas membuat kita terlalu possesif serta naif untuk sekedar membuat perasaan ini akan melambung tinggi. Karena jelas kita berbeda.
Satu hal yang tersadari, bahwa kita tak selamanya harus memaksa diri untuk saling mengerti,lin...
Untuk "Lintang"ku,
My Unending happening life story
"It's over now..."
Kamis, 02 April 2009
gimme a reason, why we must be together ??
Gw pengen marah ma lu, tapi gw gak tw apa yang mesti gw jelasin, kalau saj lu ngerti. Gw gak bisa jadi seperti yang lu bilangin, gw hanya gw !...
Puhf,lagu lama. Well, hehe, kali ini temanya rada beda neh. Mm...pengen cerita neh, tapi gak tw apa yang pengen diceritain, so kayaknya gpp d kalau topik kali ini terkesan agak sedikit privacy n nasrsisty (hahaha, maksa banget).
Being with u, its so...unic !
i miss u, beib..
Td barusan aja, telp2an, waduh udah lama banget neh gak ketemu.Cuma lewat telpon dan telpon. Rada boring c, tp ywdah namanya juga long distance. Banget,nget, asli jadi pengen cerita2 neh, panjang lebar. Well, buat all reader semua, maap maap ye, kali ini rada sedikit gimana. Coz gak tw pengen cerita apa, tapi nih tangan udah gatel pengen nulis lagi, plus nih mata juga dah gak tahan liat page blog cuma berisi postingan itu2 aja (hihihi, padahal postingan terakhir baru beberapa jam yang lalu).
Gmana dengan hub kalian semua ??
Ada yang bernasib sama gak ?? Puhf, long distance emang bikin2 sengsara neh. Asli. Tp ywdahlah, kalau deketan kan ntar malah jadi bosenan.
Miss U now !!!
Puhf,lagu lama. Well, hehe, kali ini temanya rada beda neh. Mm...pengen cerita neh, tapi gak tw apa yang pengen diceritain, so kayaknya gpp d kalau topik kali ini terkesan agak sedikit privacy n nasrsisty (hahaha, maksa banget).
Being with u, its so...unic !
i miss u, beib..
Td barusan aja, telp2an, waduh udah lama banget neh gak ketemu.Cuma lewat telpon dan telpon. Rada boring c, tp ywdah namanya juga long distance. Banget,nget, asli jadi pengen cerita2 neh, panjang lebar. Well, buat all reader semua, maap maap ye, kali ini rada sedikit gimana. Coz gak tw pengen cerita apa, tapi nih tangan udah gatel pengen nulis lagi, plus nih mata juga dah gak tahan liat page blog cuma berisi postingan itu2 aja (hihihi, padahal postingan terakhir baru beberapa jam yang lalu).
Gmana dengan hub kalian semua ??
Ada yang bernasib sama gak ?? Puhf, long distance emang bikin2 sengsara neh. Asli. Tp ywdahlah, kalau deketan kan ntar malah jadi bosenan.
Miss U now !!!
The Real me !!!
Hurraiii !!!
Hujan turun pada akhirnya menggantikan siang yang panas banget,nget.
Kalian suka hujan kah ??
Gw suka, sangat suka. Gimme a reasen kenapa gw begitu seneng banget kalau hujan turun. Kembali lagi apa karena gw orangnya mellow kali yak, so whatever yang kesannya mellow-dramatic, gw anggap klasik !.Hehehe...
Yupz, bisa jadi itu alasannya. Soalnya bingung juga, kalau dtanya alasannya, mmm...butuh jawaban yang gak sekedar jawaban.
Seorang seeta, suka :
1. Hujan
of course, seperti yang barusan gw jelasin. So, kalau pas siang-siang, lebih sukanya c kalau hujan turun antara pukul 1 siang mpe jam 4an gitu. Lebih screamy...Tapi, jam berapapun, yang jelas GW SUKA BANGET NGET!Titik (hihi, maksa banget). Makanya, kalau malam-malam tengah buta turun hujan, disertai guntur yang bersahutan plus kilauan "blitz alam", asli, gw pasti gak bakalan takut. Gw gak pengen tidur, i mean, melewatkan hujan gitu aja. Kalau ternyata hujannya dahsyat, trus gw ketiduran, dan pagi-pagi terbangun, dan hanya nemuin sisa-sisa rembesan air hujannya, so gw bakaln nyesal...trus jadi males d,
2. Dunia mALAM,
Eitss, jangan salah sangka dulu. Dunia malam yang gw maksud ini bukan Dugem,night party atau sejenisnya (coz, kalau yang lu pada maskud yang beginian, well gw bakal jawab No Way! Ya iyalah, secara gw alergi ma asap).Nah, trus maksudnya apaan tuh ?? Well, gw suka segenap pengisi dunia malam . Apa aja tuh ?? Bintang, langit luas gelap,hamparan milkyway, semilir angin yang kadang bikin bulu kuduk gw merinding, gemerlap bintang buatan (i mean, kumpulan lampu-lampu pemukiman suatu kawasan yang kalu diliat baik secara vertikal maupun horizontal).So, semuanya bikin gw bener2 pengen sendiri. Ngerenung apa aja yang telah gw lakuin, whatever yang selama ini gw lupain, dan semua mimpi-mimpi yang pengen gw raih. Biz itu gw penegn nangis.
So, dulu, gw punya cerita, sewaktu gw masih di asrama, hampir saban hari gw selalu keluar wat belajar di alam terbuka (tapi, kebanyakan gak belajarnya sebenarnya), naek sepeda, ngelilingin putaran "sirkuit" balapan ku di diklat belakang, cerita-cerita ma temenku (jumlah teman yang kuajak gak pernah lebih dari 2; seringnya 1), nyannyi2. Pokoknya whatever d.Trus, serunya, kadang mbil rebahan di atas rumput (tapi gak mpe tidur,hehehe), ywdah, thats it ! Simple, meskipun bagi kalian kedengarannya yang gw lakuin adalah hal yang GaJee...
Memori seorang seeta adalh :
#1 Musik
exam : Lagu kenangan romance SMA : Melodynya Lavender (hua shiang ( note : seorang seeta sangat-sangat suka ma instrumental2nya orang-orang bermata sipit,hehhe...coz mellow n dramatic banget...Tapi bukan musik klasik lho...), Piano suite, lagu "hou lai"
Lagu kenangan asrama (pas giat2 belajar mw UAN) :
I'm sorry (gw gak tw siapa yang nyanyi, everlasting song kok); kemenangan hati "ghea n dirly idol" ; kekasih sahabatku "audy" ; de el el
Lagu waktu terakhir pulkam ke tanah kelahiran (4 tahun yang lalu):
All of soundtracknya film "Heart:", hehehe...sebenarnya rada gak nyambung yak., coz gw ma adek sepupu gw waktu itu lagi demam2 nya ma tuh film, wkwkwkwk...Pa lagi paling seneng lagunya yang dinyanyiin ma acha, tapi lupa judulnya, liriknya gini neh,
"...embun di pagi buta,menebarkan bau basah...detik demi detik ku hitung, ini kah saat ku pergi...".
Well sekedar tambahan, lagu ini juga yang kerap n soulis banget jadi "backsound" gw pas sebulan, n minggu-minggu terakhir di asrama. Gak tw kenapa gw jadi miss someone there..
Lagu pas awal-awal kuliah, n sempet admiring with someone guy,hehhe: ruang rindu "letto' ; slowdown baby "SHE" ; lagunya erick, cuma gw gak tw judulnya apa ;
Lagu yang ngingetin gw pas for the first time gw nginjakkin kaki ke ranah jogja, dalam rangka UM UGM : aku tak mau sendiri "BCL" ; Anggun song, gak tw judulnya apa, tapi pas itu lagunya hits banget kok;
Lagu pas gw connecting ma seseorang, n now i forget u !,sorry....: all of lagunya my sis, siti nurhaliza !!! hehehe,
Lagu yang bikin gw nangis inget keluarga (dont call me LEBAY, key) :AAC ; jalan tuhan,
wah wah wah, kalau di list banyak banget neh,
#2 Wangi-wangian Produk yang gw pake
What's that ??
shampoo DOVE varian putih;Minyak Wangi GEL "ekskulin warna putih transparant", bedak tabur "MY BABY" varian kuning ; Fres n Natural varian pink (asli, bikin gw ingat mantan) ; Gatzby (tulisannya bener gak s ?? varian biru (ngingetin syapa neh ??)
dan masih banyak lagi,
#3 Tulisan-tulisan Gw
Especially kumpulan diary yang udah berjumlah lebih dari 10 biji, dan udah gw tulis sejak kelas 4 SD,hahahhah
Hujan turun pada akhirnya menggantikan siang yang panas banget,nget.
Kalian suka hujan kah ??
Gw suka, sangat suka. Gimme a reasen kenapa gw begitu seneng banget kalau hujan turun. Kembali lagi apa karena gw orangnya mellow kali yak, so whatever yang kesannya mellow-dramatic, gw anggap klasik !.Hehehe...
Yupz, bisa jadi itu alasannya. Soalnya bingung juga, kalau dtanya alasannya, mmm...butuh jawaban yang gak sekedar jawaban.
Seorang seeta, suka :
1. Hujan
of course, seperti yang barusan gw jelasin. So, kalau pas siang-siang, lebih sukanya c kalau hujan turun antara pukul 1 siang mpe jam 4an gitu. Lebih screamy...Tapi, jam berapapun, yang jelas GW SUKA BANGET NGET!Titik (hihi, maksa banget). Makanya, kalau malam-malam tengah buta turun hujan, disertai guntur yang bersahutan plus kilauan "blitz alam", asli, gw pasti gak bakalan takut. Gw gak pengen tidur, i mean, melewatkan hujan gitu aja. Kalau ternyata hujannya dahsyat, trus gw ketiduran, dan pagi-pagi terbangun, dan hanya nemuin sisa-sisa rembesan air hujannya, so gw bakaln nyesal...trus jadi males d,
2. Dunia mALAM,
Eitss, jangan salah sangka dulu. Dunia malam yang gw maksud ini bukan Dugem,night party atau sejenisnya (coz, kalau yang lu pada maskud yang beginian, well gw bakal jawab No Way! Ya iyalah, secara gw alergi ma asap).Nah, trus maksudnya apaan tuh ?? Well, gw suka segenap pengisi dunia malam . Apa aja tuh ?? Bintang, langit luas gelap,hamparan milkyway, semilir angin yang kadang bikin bulu kuduk gw merinding, gemerlap bintang buatan (i mean, kumpulan lampu-lampu pemukiman suatu kawasan yang kalu diliat baik secara vertikal maupun horizontal).So, semuanya bikin gw bener2 pengen sendiri. Ngerenung apa aja yang telah gw lakuin, whatever yang selama ini gw lupain, dan semua mimpi-mimpi yang pengen gw raih. Biz itu gw penegn nangis.
So, dulu, gw punya cerita, sewaktu gw masih di asrama, hampir saban hari gw selalu keluar wat belajar di alam terbuka (tapi, kebanyakan gak belajarnya sebenarnya), naek sepeda, ngelilingin putaran "sirkuit" balapan ku di diklat belakang, cerita-cerita ma temenku (jumlah teman yang kuajak gak pernah lebih dari 2; seringnya 1), nyannyi2. Pokoknya whatever d.Trus, serunya, kadang mbil rebahan di atas rumput (tapi gak mpe tidur,hehehe), ywdah, thats it ! Simple, meskipun bagi kalian kedengarannya yang gw lakuin adalah hal yang GaJee...
Memori seorang seeta adalh :
#1 Musik
exam : Lagu kenangan romance SMA : Melodynya Lavender (hua shiang ( note : seorang seeta sangat-sangat suka ma instrumental2nya orang-orang bermata sipit,hehhe...coz mellow n dramatic banget...Tapi bukan musik klasik lho...), Piano suite, lagu "hou lai"
Lagu kenangan asrama (pas giat2 belajar mw UAN) :
I'm sorry (gw gak tw siapa yang nyanyi, everlasting song kok); kemenangan hati "ghea n dirly idol" ; kekasih sahabatku "audy" ; de el el
Lagu waktu terakhir pulkam ke tanah kelahiran (4 tahun yang lalu):
All of soundtracknya film "Heart:", hehehe...sebenarnya rada gak nyambung yak., coz gw ma adek sepupu gw waktu itu lagi demam2 nya ma tuh film, wkwkwkwk...Pa lagi paling seneng lagunya yang dinyanyiin ma acha, tapi lupa judulnya, liriknya gini neh,
"...embun di pagi buta,menebarkan bau basah...detik demi detik ku hitung, ini kah saat ku pergi...".
Well sekedar tambahan, lagu ini juga yang kerap n soulis banget jadi "backsound" gw pas sebulan, n minggu-minggu terakhir di asrama. Gak tw kenapa gw jadi miss someone there..
Lagu pas awal-awal kuliah, n sempet admiring with someone guy,hehhe: ruang rindu "letto' ; slowdown baby "SHE" ; lagunya erick, cuma gw gak tw judulnya apa ;
Lagu yang ngingetin gw pas for the first time gw nginjakkin kaki ke ranah jogja, dalam rangka UM UGM : aku tak mau sendiri "BCL" ; Anggun song, gak tw judulnya apa, tapi pas itu lagunya hits banget kok;
Lagu pas gw connecting ma seseorang, n now i forget u !,sorry....: all of lagunya my sis, siti nurhaliza !!! hehehe,
Lagu yang bikin gw nangis inget keluarga (dont call me LEBAY, key) :AAC ; jalan tuhan,
wah wah wah, kalau di list banyak banget neh,
#2 Wangi-wangian Produk yang gw pake
What's that ??
shampoo DOVE varian putih;Minyak Wangi GEL "ekskulin warna putih transparant", bedak tabur "MY BABY" varian kuning ; Fres n Natural varian pink (asli, bikin gw ingat mantan) ; Gatzby (tulisannya bener gak s ?? varian biru (ngingetin syapa neh ??)
dan masih banyak lagi,
#3 Tulisan-tulisan Gw
Especially kumpulan diary yang udah berjumlah lebih dari 10 biji, dan udah gw tulis sejak kelas 4 SD,hahahhah
Selasa, 31 Maret 2009
Gimme Spirit !!!
Capek, capek,n capek !!
Well, apa karena gw dah lama gak olahraga yk, bikin beberapa (baru 2 hari), bolak balik naek sepeda langsung jadi kehabisan stamina gini.Pugf, Tadi kita habis survey lapangan ke kotagede. Selama setahun, kita bakal ngabisin sisa masa studio tingkat 2 di sana. Hiks, itu artinya, semester depan kita bakal tukeran lagi ma orang-orang yang berbeda. Mudah2an the nextnya bikin gw tambah semangat lagi,
Asli, sekarang tuh pengennya just istirahat, istirahat, n istirahat,
Well, apa karena gw dah lama gak olahraga yk, bikin beberapa (baru 2 hari), bolak balik naek sepeda langsung jadi kehabisan stamina gini.Pugf, Tadi kita habis survey lapangan ke kotagede. Selama setahun, kita bakal ngabisin sisa masa studio tingkat 2 di sana. Hiks, itu artinya, semester depan kita bakal tukeran lagi ma orang-orang yang berbeda. Mudah2an the nextnya bikin gw tambah semangat lagi,
Asli, sekarang tuh pengennya just istirahat, istirahat, n istirahat,
I'm feel so Fresh !!!
Asli sebaenarnya gak tw kenapa hari ini mood gw benar-benar kacau !
Hwaaaa.....Pengen teriak ! Pengen ngabur dari dunia ini, pengen back ke kehidupan yang sebelumnya, pengen punya dunia sendiri dimana gak ada siapa-siapa, just me ! Ya, just me !.
Puhf,
asli d, benar-benar bete. Kenapa seeta ???
Gak, gak ada apa-apa. Cuma benar-benar gak pengen mikir, lebih tepatnya gak bisa mikir bahagia. Adakah dementor di sekitas sini, so bikin gw benar-benar gak bisa wat tersenyum, narik nafas panjang, n nulis yang positif-positifnya disini
Well readers, maaf banget yak, gw jadi ngomongin, lebih tepatnya ngeluarin yang negatif-negatif. gak ada niat gw wat bikin kalian ikut-ikutan ilang mood juga. Tapi, ywda, its okay, forget it. Toh, gw juga gak pengen, sepanjang malam ini,gw gak ngapa2in hanya karena gw ilang mood. Rugi banget,
Key, di sini gw pengen cerita, mm...lebih tepatnya ngeluarin segerintil ide dan pemikiran gw saat ini.
First, ternyata hidup dengan mikirin apa kata orang emang capek banget. Banget.Dan bikin gak ada untungnya. Just go with flow.Gw adalah gw. Sepanjang gw gak apatis ma lingkungan sekitar. Its okay. Toh pada intinya, semuanya butuh yang namanya "proof".I mean, as long as gw ngelakuin yang terbaik, dan ngasilin yang terbaik, gimanapun prosesnya, never mind, n gak masalah !
Sedikit review apa yang telah gw lakuin sepanjang hari ini, yang penting2nya :
1. Gw udah ngurus semua kerjaan gw yang selama ini gw tunda. Pelajaran pentingnya : Selama kita masih bisa lakuin sendiri, gak ada salahnya kalau gak ngelibatin orang lain.I mean, malah hasilnya jauh lebih memuaskan, coz orang lain belum tentu se-maksimal n seniat kita ngelakuinnya. So, be Independent !
2.Keliling-keliling muter nyari kos wat mirabella,n at last back the firs choice. Kena guyur hujan, makan bakso, jadi hal yang udah lama gak gw lakuin.Gw benar-benar suka ma suasana, my favourite. Biz ujan sore-sore (sayangnya gw gak liat pelangi), n last ngirup udara yang fresh banget. Pelajarannya : Believe it to ur'heart, n pilihan pertama emang gak bisa nipu, plus gak usah mikir ribet2, hahaha !!!
3.Beres-beres kamar !!!Hehehe
Point penting : Luapin spirit,soul ma emosi mu ke hal-hal yang positif, salah satunya, ya yang di atas tadi.
Well, apapun itu, tetap semangat. Sepanjang apa yang kamu lakuin itu adalh benar n bikin kamu semangat. So, Cheers !!!!
Hwaaaa.....Pengen teriak ! Pengen ngabur dari dunia ini, pengen back ke kehidupan yang sebelumnya, pengen punya dunia sendiri dimana gak ada siapa-siapa, just me ! Ya, just me !.
Puhf,
asli d, benar-benar bete. Kenapa seeta ???
Gak, gak ada apa-apa. Cuma benar-benar gak pengen mikir, lebih tepatnya gak bisa mikir bahagia. Adakah dementor di sekitas sini, so bikin gw benar-benar gak bisa wat tersenyum, narik nafas panjang, n nulis yang positif-positifnya disini
Well readers, maaf banget yak, gw jadi ngomongin, lebih tepatnya ngeluarin yang negatif-negatif. gak ada niat gw wat bikin kalian ikut-ikutan ilang mood juga. Tapi, ywda, its okay, forget it. Toh, gw juga gak pengen, sepanjang malam ini,gw gak ngapa2in hanya karena gw ilang mood. Rugi banget,
Key, di sini gw pengen cerita, mm...lebih tepatnya ngeluarin segerintil ide dan pemikiran gw saat ini.
First, ternyata hidup dengan mikirin apa kata orang emang capek banget. Banget.Dan bikin gak ada untungnya. Just go with flow.Gw adalah gw. Sepanjang gw gak apatis ma lingkungan sekitar. Its okay. Toh pada intinya, semuanya butuh yang namanya "proof".I mean, as long as gw ngelakuin yang terbaik, dan ngasilin yang terbaik, gimanapun prosesnya, never mind, n gak masalah !
Sedikit review apa yang telah gw lakuin sepanjang hari ini, yang penting2nya :
1. Gw udah ngurus semua kerjaan gw yang selama ini gw tunda. Pelajaran pentingnya : Selama kita masih bisa lakuin sendiri, gak ada salahnya kalau gak ngelibatin orang lain.I mean, malah hasilnya jauh lebih memuaskan, coz orang lain belum tentu se-maksimal n seniat kita ngelakuinnya. So, be Independent !
2.Keliling-keliling muter nyari kos wat mirabella,n at last back the firs choice. Kena guyur hujan, makan bakso, jadi hal yang udah lama gak gw lakuin.Gw benar-benar suka ma suasana, my favourite. Biz ujan sore-sore (sayangnya gw gak liat pelangi), n last ngirup udara yang fresh banget. Pelajarannya : Believe it to ur'heart, n pilihan pertama emang gak bisa nipu, plus gak usah mikir ribet2, hahaha !!!
3.Beres-beres kamar !!!Hehehe
Point penting : Luapin spirit,soul ma emosi mu ke hal-hal yang positif, salah satunya, ya yang di atas tadi.
Well, apapun itu, tetap semangat. Sepanjang apa yang kamu lakuin itu adalh benar n bikin kamu semangat. So, Cheers !!!!
Senin, 30 Maret 2009
Make a happiness in My WoRld
Nite everybody !!!
Well, udah pada berlayar ke pulau kapuk atau malah lagi berkutat ma kegiatan masing-masing neh ?? Ada yang lagi OL gak, boleh tuh wat gw ajak chattingan.Hehehe, let's share 'bout something.Ngomongin apa ja yang lagi seru-serunya. Atau sekedar jadi "tong sampah" dengerin semua uneg-uneg ? Well, segera add gw di Fb gw : ochimashita tamie, or kalau gak, segera Ym-an di atamioshie@yahoo.co.id. I'll be there, coz mpe jam 12-an ntar gw bakal mengudara di dunia maya (huhuhu, kayak siaran radio aja).
Ok, apa kabar kalian sepanjang hari ini ? udah pada bikin progress kecil apa aja ?
Mm...kalau ditanya gitu, pasti pada ngerasa pengen balik lagi ke awal hari, n ngelakuin apa aja yang bisa dilakuin khususnya segala agenda yang mpe detik ini belum terlaksana. Well, guyz, waktu emang gak pernah balik ke belakang. That's why kalau pepatah bilang "time is money, n it's a sword.If u be loosed, u'll be killed it".
Yupz, so sesungguhnya, lawan kita di kehidupan ini sebeanarnya adalah WAKTU, coz kita kejar-kejaran ma dia. Telat dikit aja, jangan berharap semua hal-hal baik (baca: kesempatan) akan datang menghampirimu lagi. Pa lagi dalam agama yang gw anut,...demi MASA, sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian...So, demi waktu, berlomba-lomba la untuk melakukan sekecil apapun yang berguna dalam kehidupan kita.
Well, gw gak mau ngomongin panjang lebar about waktu. Lets go Fun.Mm...hari ini dah pada ngapain aja ? Key readers, hari ini, mpe sekarang gw jadi semangatan neh. Asli, gak sabar pengen, besok pagi datang. Why ??? Coz, mulai besok, gw kemana-mana bakal gunain kendaraan pribadi gw.
Apaan tuh ???
TARAAA...
Hari ini gw beli sepeda baru, hehehe...Bukan sepeda motor, tapi asli, ini sepeda.
Yupz, seneng banget neh. Pas semester 1 kemaren, gw emang manfaatin sepeda wat ke mana-mana. Karena sempat vakum selama 2 semesteran. So, sekarang gw mutusin wat bersepeda lagi. Hitung-hitung olahraga. Well, besok perdanya neh.
a happy day new come...
Well, udah pada berlayar ke pulau kapuk atau malah lagi berkutat ma kegiatan masing-masing neh ?? Ada yang lagi OL gak, boleh tuh wat gw ajak chattingan.Hehehe, let's share 'bout something.Ngomongin apa ja yang lagi seru-serunya. Atau sekedar jadi "tong sampah" dengerin semua uneg-uneg ? Well, segera add gw di Fb gw : ochimashita tamie, or kalau gak, segera Ym-an di atamioshie@yahoo.co.id. I'll be there, coz mpe jam 12-an ntar gw bakal mengudara di dunia maya (huhuhu, kayak siaran radio aja).
Ok, apa kabar kalian sepanjang hari ini ? udah pada bikin progress kecil apa aja ?
Mm...kalau ditanya gitu, pasti pada ngerasa pengen balik lagi ke awal hari, n ngelakuin apa aja yang bisa dilakuin khususnya segala agenda yang mpe detik ini belum terlaksana. Well, guyz, waktu emang gak pernah balik ke belakang. That's why kalau pepatah bilang "time is money, n it's a sword.If u be loosed, u'll be killed it".
Yupz, so sesungguhnya, lawan kita di kehidupan ini sebeanarnya adalah WAKTU, coz kita kejar-kejaran ma dia. Telat dikit aja, jangan berharap semua hal-hal baik (baca: kesempatan) akan datang menghampirimu lagi. Pa lagi dalam agama yang gw anut,...demi MASA, sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian...So, demi waktu, berlomba-lomba la untuk melakukan sekecil apapun yang berguna dalam kehidupan kita.
Well, gw gak mau ngomongin panjang lebar about waktu. Lets go Fun.Mm...hari ini dah pada ngapain aja ? Key readers, hari ini, mpe sekarang gw jadi semangatan neh. Asli, gak sabar pengen, besok pagi datang. Why ??? Coz, mulai besok, gw kemana-mana bakal gunain kendaraan pribadi gw.
Apaan tuh ???
TARAAA...
Hari ini gw beli sepeda baru, hehehe...Bukan sepeda motor, tapi asli, ini sepeda.
Yupz, seneng banget neh. Pas semester 1 kemaren, gw emang manfaatin sepeda wat ke mana-mana. Karena sempat vakum selama 2 semesteran. So, sekarang gw mutusin wat bersepeda lagi. Hitung-hitung olahraga. Well, besok perdanya neh.
a happy day new come...
Minggu, 29 Maret 2009
Make me so lazytime....
Hwaaa.....pagi !!!
Sebenarnya rada gak terlalu punya mood nih. Bayangin aja, pagi-pagi gini (sebenarnya udah siang c kalau liat keluar), agw bangun kesiangan lagi !!!. Emang udah ngembuktinn c,kalau punya Fb (baca:Facebook) itu bikin kita jadi buang-buang waktu. Mendingan kayak gini nih, era blogging-an dong. Punya jurnal online pribadi. Ngelatih kita wat rajin nulis.
Well, apa kabar kalian semua ???
Kabarku not bad. Baik c, meskipun asli rada gak terlalu bersemangat, coz lagi lagi dan lagi, gw bangun kesiangan.Bener d, kata nyokap, kalau kita terbiasa dan bikin biasa bangun kesiangan,bikin spirit kita udah kalah di awal hari, dibandingin orang yang nyempetin dan ngembiasain bangun pagi.
Sugestinya neh, kalau bangun pagi itu,udara yang kita hirup masih fresh dibandingin kalau udah jam 7 ke atas (kayak gini neh). Apalagi di kota gede semacam jakarta, yogya juga sebenarnya udah masuk. Jangan kira, buat lu pada all readers yang gak pernah ke jogja, bakal ngembayangin joga bakal se-hijau seperti yang kalian bayangin. Contohnya di area, kostan gw ini, bulaksumur, jalan kaliurang km 4,5 karangasem, wuihhh...bener-bener udah kayak jakarta aja, asli..jam segini kendaraan udah bikin otak jadi mumet gara-gara dipenuhi ma suara-suar bising kendaraan yang lalu lalang di luar. Secara juga, kost-kostan gw letaknya gak jauh dari jalan utama.
Asli, gw jadi kangen dengan aktivitas dan suasana pagi ketika gw masih di bangka. Bangka emang sebuah pulau, dan yang namanya pulau(kecil), emang dekat ma yang namanya kawasan pesisir pantai, dan itu juga jadi alasan that's why kalau udara bangka lebih jauh panas ketimbang jogja. But, bukan itu yang pengen gw bicarain. Di bangka, lebih tepatnya, di dua tempat gw hidup, rumah dan asrama. Kebiasaan bangun pagi, merupakan hal yang gak bisa dilepasin dari gw. Secara lu pada tahu sendiri dengan yang namanya asrama, jangankan hari biasa, hari libur pun, lu pada gak bisa bangun pagi (kecuali kalau pada hari itu, lu mendadak demam so gak bisa berangkat dari tempat tidur lu semua)...Alhasil, wajar banget kan kalau lu gak bakal bisa punya niatan untuk gak bangun pagi.
Well, bagaimana dengan rumah ???
Lebih parah lagi. Nyokap beserta semua penghuni yang ada di rumah (kayaknya semua orang bangka d), kalau bangun siang wat cewek dan siapapun orang yang udah bukan anak-anak lagi, menjadi satu hal yang GAK BANGET !. Ya iyalah, bakal disangka pemalas bo'. Apalagi wat anak cewek kayak gw. So, wajar banget kalau nyokap gw bakal langsung ngeluarin aksi bukain jendela kamar dan lantas menggulung gorden di pintu gue, so dengan gitu, terik n silau matahari luar bisa maksa ketidakenakan gw wat langsung GET UP n nyari kamar madi (coz kebiasaan gw, kalau udah bangun kesiangan, hal yang wajib banget wat gw untuk langsung mandi. Wat ngilangin rasa meriang-meriang)
So, kenapa pas gue di sini gak ??
Bedanya lagi : Kalau masih di bangka, baik itu di rumah maupun asrama, tiap pagi gue selalu berkutat ma yang namanya olahraga pagi (Jogging). Dan itu, bener-bener bikin gw fresh banget saban harinya. Gak ngantukan kayak sekarang ini.
Trus, kok gue di sini gak kayak gitu lagi ???
Jawabannya simple aja : Coz gw Addicted ma yang Namanya Bangun Siang !
Padahal, yang namanya bangun siang, itu ibarat siklus yang susah wat diputusin. Sekali aja, lu bangun siang, trus lu biasain, alhasil besok-besoknya, lu pasti rada susah wat bangun lagi. Coz, di dalam tubuh kita terdapat "jam biologis" yang waktu beredarnya kita ciptain sendiri.
Jadi, kalau udah tahu kayak gitu,ya dirubah, atuh !
Kayak gw ni, asli, gw kangen banget ma suasana kayak dulu lagi (hiks, jadi kepikiran wat pulKam neh). Bangun pagi, lari pagi, mandi, sarapan...whuu, bikin gw berstamina sepanjang hari.Well, mulai sekarang, gw niatin wat back to kebiasaan-kebiasaan baik gw. Gw gak pengen terus-terusan kayak gini. Asli, bukan gw banget ! (ceile..).
Ok, are u ready girl ???
SEMANGAT !!!
Sebenarnya rada gak terlalu punya mood nih. Bayangin aja, pagi-pagi gini (sebenarnya udah siang c kalau liat keluar), agw bangun kesiangan lagi !!!. Emang udah ngembuktinn c,kalau punya Fb (baca:Facebook) itu bikin kita jadi buang-buang waktu. Mendingan kayak gini nih, era blogging-an dong. Punya jurnal online pribadi. Ngelatih kita wat rajin nulis.
Well, apa kabar kalian semua ???
Kabarku not bad. Baik c, meskipun asli rada gak terlalu bersemangat, coz lagi lagi dan lagi, gw bangun kesiangan.Bener d, kata nyokap, kalau kita terbiasa dan bikin biasa bangun kesiangan,bikin spirit kita udah kalah di awal hari, dibandingin orang yang nyempetin dan ngembiasain bangun pagi.
Sugestinya neh, kalau bangun pagi itu,udara yang kita hirup masih fresh dibandingin kalau udah jam 7 ke atas (kayak gini neh). Apalagi di kota gede semacam jakarta, yogya juga sebenarnya udah masuk. Jangan kira, buat lu pada all readers yang gak pernah ke jogja, bakal ngembayangin joga bakal se-hijau seperti yang kalian bayangin. Contohnya di area, kostan gw ini, bulaksumur, jalan kaliurang km 4,5 karangasem, wuihhh...bener-bener udah kayak jakarta aja, asli..jam segini kendaraan udah bikin otak jadi mumet gara-gara dipenuhi ma suara-suar bising kendaraan yang lalu lalang di luar. Secara juga, kost-kostan gw letaknya gak jauh dari jalan utama.
Asli, gw jadi kangen dengan aktivitas dan suasana pagi ketika gw masih di bangka. Bangka emang sebuah pulau, dan yang namanya pulau(kecil), emang dekat ma yang namanya kawasan pesisir pantai, dan itu juga jadi alasan that's why kalau udara bangka lebih jauh panas ketimbang jogja. But, bukan itu yang pengen gw bicarain. Di bangka, lebih tepatnya, di dua tempat gw hidup, rumah dan asrama. Kebiasaan bangun pagi, merupakan hal yang gak bisa dilepasin dari gw. Secara lu pada tahu sendiri dengan yang namanya asrama, jangankan hari biasa, hari libur pun, lu pada gak bisa bangun pagi (kecuali kalau pada hari itu, lu mendadak demam so gak bisa berangkat dari tempat tidur lu semua)...Alhasil, wajar banget kan kalau lu gak bakal bisa punya niatan untuk gak bangun pagi.
Well, bagaimana dengan rumah ???
Lebih parah lagi. Nyokap beserta semua penghuni yang ada di rumah (kayaknya semua orang bangka d), kalau bangun siang wat cewek dan siapapun orang yang udah bukan anak-anak lagi, menjadi satu hal yang GAK BANGET !. Ya iyalah, bakal disangka pemalas bo'. Apalagi wat anak cewek kayak gw. So, wajar banget kalau nyokap gw bakal langsung ngeluarin aksi bukain jendela kamar dan lantas menggulung gorden di pintu gue, so dengan gitu, terik n silau matahari luar bisa maksa ketidakenakan gw wat langsung GET UP n nyari kamar madi (coz kebiasaan gw, kalau udah bangun kesiangan, hal yang wajib banget wat gw untuk langsung mandi. Wat ngilangin rasa meriang-meriang)
So, kenapa pas gue di sini gak ??
Bedanya lagi : Kalau masih di bangka, baik itu di rumah maupun asrama, tiap pagi gue selalu berkutat ma yang namanya olahraga pagi (Jogging). Dan itu, bener-bener bikin gw fresh banget saban harinya. Gak ngantukan kayak sekarang ini.
Trus, kok gue di sini gak kayak gitu lagi ???
Jawabannya simple aja : Coz gw Addicted ma yang Namanya Bangun Siang !
Padahal, yang namanya bangun siang, itu ibarat siklus yang susah wat diputusin. Sekali aja, lu bangun siang, trus lu biasain, alhasil besok-besoknya, lu pasti rada susah wat bangun lagi. Coz, di dalam tubuh kita terdapat "jam biologis" yang waktu beredarnya kita ciptain sendiri.
Jadi, kalau udah tahu kayak gitu,ya dirubah, atuh !
Kayak gw ni, asli, gw kangen banget ma suasana kayak dulu lagi (hiks, jadi kepikiran wat pulKam neh). Bangun pagi, lari pagi, mandi, sarapan...whuu, bikin gw berstamina sepanjang hari.Well, mulai sekarang, gw niatin wat back to kebiasaan-kebiasaan baik gw. Gw gak pengen terus-terusan kayak gini. Asli, bukan gw banget ! (ceile..).
Ok, are u ready girl ???
SEMANGAT !!!
Langganan:
Postingan (Atom)
